Bireuen
Erosi DAS Peusangan Meluas
Sepanjang 27 meter tebing sungai di bagian utara Krueng Peusangan yang mengalami erosi, hingga saat ini belum tertangani.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Erosi di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Peusangan di kawasan Desa Kapa, Peusangan Bireuen semakin luas dan membahayakan masyarakat setempat. Keuchik Desa Kapa, Evendi MPd kepada Serambinews.com, Sabtu (17/2/2024) sore mengatakan, saat banjir Januari 2023 lalu, erosi tebing sungai itu terjadi mulai dari bendungan karet sampai ke Desa Blang Mee, Kutablang dan juga kawasan Desa Kapa, Peusangan.
Kerusakan atau erosi saat itu paling parah pada dua lokasi dengan abrasi meluas yaitu di kawasan Desa Blang Mee, Kutablang dan kawasan Desa Kapa, Peusangan pada titik berdekatan dengan bendungan karet dan sejumlah titik lainnya.
Khusus kawasan bendungan karet di wilayah Peusangan sudah ditangani beberapa waktu lalu, namun sepanjang 27 meter erosi sungai di bagian utara belum tertangani.
Kondisi erosi tersebut sangat membahayakan serta semakin meluas dikhawatirkan akan semakin meluas apabila tidak tertangani. Selain itu juga menjadi ancaman bagi warga setempat karena di waktu tertentu tanah di pinggir sungai tersebut jatuh dan dekat dengan jalan desa.
“Ada ratusan meter tanah maupun kebun warga sudah amblas, pemilik tanah tinggal surat saja, tanahnya tidak ada lagi sudah menjadi sungai,” ujarnya.
Disebutkan, beberapa waktu lalu pada Januari 2023 lalu, Perwakilan Kementerian PUPR bersama anggota Komisi V DPR RI H Ruslan M Daud sudah berkunjung ke Desa Kapa, Peusangan melihat kondisi kerusakan di dekat bendungan karet dan sebagian sudah ditangani.
Perangkat desa serta masyarakat kata keuchik sangat mengharapkan erosi DAS Krueng Peusangan di kawasan Desa Kapa hendaknya dapat ditangani sebagaimana penanganan DAS Peusangan lainnya yang rusak dan membahayakan masyarakat.
Keuchik mengatakan, kerusakan DAS akan diusulkan dalam Musrenbang kecamatan nantinya untuk ditangani dan mengharapkan dinas terkait untuk melihat secara dekat tingkat kerusakan dan dampaknya.(*)
| Akademisi UMMAH Sebut JKA Sebagai Hak Politik dan Amanah Qanun |
|
|---|
| Wagub Aceh Fadhlullah Silaturrahmi dengan Abu Paya Pasi, Perkuat Sinergi Ulama dan Umara |
|
|---|
| Mahasiswa FKIP UNIKI Gelar Pengabdian kepada Masyarakat di Laut Jangka |
|
|---|
| 150 Anggota Pramuka Penegak Ikut Perkemahan Pemuda Ceria, Ini Ragam Lombanya |
|
|---|
| Kantor Pertanahan Bireuen Gelar Rakor, Ini Pesan Bupati Mukhlis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Erosi-DAS-Krueng.jpg)