Kamis, 7 Mei 2026

Berita Viral

Identitas ‘Pengungsi Rahasia’ Bocor, Pilot Rusia Pengkhianat Tewas Ditembak, Spanyol Bungkam

Pilot Kuzminov mungkin termasuk dalam daftar yang dilindungi Spanyol, karena dianggap sebagai "pengungsi politik rahasia".

Tayang:
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
24h.com
Pilot buronan Rusia Maksim Kuzminov dibunuh di Spanyol pada 13 Februari. 

Identitas ‘Pengungsi Rahasia’ Bocor, Pilot Rusia Pengkhianat Tewas Ditembak, Spanyol Bungkam

SERAMBINEWS.COM - Pilot Rusia pengkhianat yang membelot ke Ukraina tewas ditembak mati pekan lalu di Spanyol.

Spekualsi muncul bahwa identitas pilot bernama Maksim Kuzminov itu bocor.

Padahal, Pemerintah Spanyol kuat dugaan telah memasukan Kuzminov dalam program perlindungan nasional Spanyol

Pilot Kuzminov mungkin termasuk dalam daftar yang dilindungi Spanyol, karena dianggap sebagai "pengungsi politik rahasia".

Artinya, pemerintah Spanyol mengetahui identitas asli Kuzminov dan menugaskan pasukan keamanan untuk melindunginya. 

Pemerintah Spanyol sejauh ini bungkam dengan kematian Kuzminov, dikutip dari 24h.com.

Maxim Kuzminov (28), pilot helikopter Rusia yang membelot ke Ukraina pada Agustus 2023
Maxim Kuzminov (28), pilot helikopter Rusia yang membelot ke Ukraina pada Agustus 2023 (SERAMBINEWS.COM/IST)

Juru bicara pemerintah Spanyol, Pilar Alegria pada Selasa (20/2/2024) enggan berkomentar tentang kasus tersebut.

Ia meminta pubik dan pers untuk membiarkan penyelidik bekerja.

Sebelumnya, polisi Spanyol memastikan pria yang ditembak mati di kota pesisir Villajoyosa, provinsi Alicante adalah pilot Rusia Maksim Kuzminov. 

Polisi awalnya kesulitan menyelidiki karena pilot menggunakan identitas palsu yang diberikan Ukraina.

Korban diduga ditembak berkali-kali dan ditabrak dengan kendaraan. 

Baca juga: Intelijen Rusia Komentari Pilot Helikopter Pengkhianat Ditembak Mati, Kremlin: Bukan Agenda Putin

Mobil yang digunakan kedua tersangka melakukan kejahatan tersebut kemudian dibakar di lokasi yang jauh dari lokasi kejadian.

Kantor berita El Mundo, melaporkan tak seorang pun di kota Villajoyosa mengetahui identitas asli Kuzminov. 

Tetangga mengatakan, korban baru pindah ke lokasi tersebut beberapa hari lalu.

Kota Villajoyosa adalah rumah bagi sekitar 35.000 orang, termasuk 1.200 orang Rusia dan sekitar 800 orang Ukraina

Menurut Ukrainska Pravda, setelah membelot dengan helikopter Mi-8 dan menerima USD 500.000 pada Agustus 2023, pilot Kuzminov tinggal di Ukraina selama beberapa bulan.

Pada Desember 2023, pilot ini berangkat ke Spanyol dan terus berpindah tempat tinggal.

Menurut surat kabar Spanyol El Espanol, pilot Kuzminov mungkin dibunuh oleh sekelompok pembunuh profesional. 

Orang-orang ini telah lama melacak pergerakan buronan pilot Rusia itu.

Pihak berwenang Rusia juga menanggapi insiden tersebut. 

Baca juga: TRAGIS! Pilot Rusia Pengkhianat yang Membelot ke Ukraina dengan Helikopter MI-8 Ditembak Mati

Direktur Badan Intelijen Luar Negeri Federal Rusia (SVR) Sergey Naryshkin mengatakan Kuzminov dianggap tewas saat merencanakan pelariannya. 

Tindakan Kuzminov mengakibatkan terbunuhnya dua rekan satu tim lainnya. 

Naryshkin tidak secara langsung mengkonfirmasi identitas korban pembunuhan di Villajoyosa.

Dia juga mengatakan Kuzminov pantas mendapat ganjaran tersebut karena ulahnya yang mengkhianati negara.

Pilot Kuzminov ditembak mati pada 13 Februari 2024 di kota Villajoyosa di pantai timur Spanyol.

“Rusia memiliki tradisi untuk tidak menjelek-jelekkan seseorang yang telah meninggal, namun pengkhianat ini dianggap mati ketika dia berencana melakukan tindakan mengerikan seperti itu,” kata Naryshkin pada Selasa (20/2/2024), merujuk pada kabar kematian Kuzminov.

Pada hari yang sama, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan bahwa Moskow memiliki informasi tentang kematian pilot Kuzminov di Spanyol.

Namun secara tegas mengatakan bahwa kematian tersebut "tidak ada dalam agenda" Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Ini adalah pertama kalinya para pejabat Rusia angkat bicara setelah Direktorat Jenderal Intelijen Pertahanan Ukraina (GUR) mengkonfirmasi bahwa Kuzminov tewas dalam penembakan di kota Villajoyosa di provinsi Alicante, Spanyol.

“Kami dapat memastikan kebenaran mengenai kematiannya,” kata juru bicara Badan Intelijen Militer Ukraina (GUR), Andrey Yusov.

Diberitakan sebelumnya, seorang pilot Rusia yang membelot ke Ukraina mendapat hadiah uang sebesar 500 ribu dolar AS atau sekitar Rp 7,6 miliar.

Hal ini usai pilot Rusia tersebut membawa satu unit helikopter Mi-8 untuk militer Ukraina.

Juru bicara intelijen militer Ukraina, Andry Yusov menyebut pilot Rusia itu akan dibayar dengan mata uang Ukraina, hrynia.

Ia pun meminta personel militer Rusia lain ikut membelot ke Ukraina.

“Sekali lagi, orang-orang Rusia yang tak mau menjadi penjahat perang tolong menyerah, membelot ke pihak Ukraina dan pertahankan martabat serta akal sehat Anda, lawan rezim Putin,” ujar Yusov dikutip dari Al Jazeera, Kamis (7/9/2023).

Pilot Rusia yang membawa hadiah helikopter Mi-8 untuk Kiev diketahui bernama Maxim Kuzminov.

Pembelotan Kuzminov dilaporkan secara luas oleh media-media Ukraina.

Intelijen Ukraina sendiri telah menyampaikan permintaan terbuka kepada pilot-pilot Rusia sejak Agustus 2022 lalu.

Kuzminov dilaporkan menerbangkan helikopternya bersama dua kru ke Kharkiv, Ukraina.

Di lokasi pendaratan, pasukan khusus Ukraina telah menunggu mereka.

Dua rekan Kuzminov yang berada di helikopter disebut tidak tahu rencana pengkhianatan Kuzminov.

Mereka pun menolak menyerah kemudian ditembak mati pasukan Ukraina.

Helikopter yang dibawa Kuzminov dilaporkan turut membawa suku cadang jet-jet tempur Rusia.

Pengkhianatan Kuzminov disebut menambah aset berharga militer Ukraina. (Serambinews.com/Agus Ramadhan)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved