Kajian Islam
Bacaan Doa Mandi Wajib Pria dan Sunah-Sunah Mandi Junub, Ini Tata Cara Agar Sempurna dan Sah
Tujuan mandi wajib untuk membersihkan diri dari keadaan junub sehingga seseorang dapat kembali melaksanakan ibadah, seperti shalat.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
Bacaan Doa Mandi Wajib Pria dan Sunah-Sunah Mandi Junub, Ini Tata Cara Agar Sempurna dan Sah
SERAMBINEWS.COM – Berikut bacaan doa niat mandi wajib bagi pria dan wanita serta sunah-sunah dalam mandi junub.
Junub adalah kondisi di mana seseorang, baik lelaki atau wanita, menjadi tidak suci dalam pandangan agama Islam.
Biasanya seseorang dalam keadaan jubub disebabkan oleh beberapa hal seperti melakukan hubungan suami istri, mimpi basah, atau haid bagi wanita.
Untuk mensucikannya dapat dilakukan dengan mandi besar atau dengan kata lain mandi wajib.
Tujuannya untuk membersihkan diri dari keadaan junub sehingga seseorang dapat kembali melaksanakan ibadah, seperti shalat.
Mandi wajib dilakukan dengan membasahi seluruh tubuh dengan air, memastikan air mencapai setiap bagian tubuh, dan memastikan bahwa tidak ada bagian tubuh yang tertinggal tanpa terkena air.
Berikut niat mandi wajib pria:
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى
Nawaitul Ghusla Lifrafil Hadatsil Akbari Fardhan Lillahi Ta’aala
Artinya: “Sahaja aku niat mandi wajib untuk menghilangkan hadats besar fardhu karena Allah ta’aala.”
Sementara itu, berikut bacaan niat mandi wajib wanita setelah haid:
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ مِنَ الحَيْضِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى
“Nawaitul ghusla liraf’il hadatsil akbari minal minal haidhii Fardhan lillaahi ta’aalaa.”
Artinya: “Aku niat mandi wajib untuk menghilangkan hadas besar sebab haid karena Allah Ta’ala”.
Kajian Islam
niat mandi wajib
mandi junub
mandi wajib
sunah mandi wajib
doa mandi wajib
tata cara mandi wajib
rukun mandi wajib
niat mandi junub
Serambi Indonesia
Serambinews
| Buya Yahya Ungkap Cara Didik Anak Sejak Kecil: Laki-laki Jadi Pelindung, Perempuan Jaga Kehormatan |
|
|---|
| Jangan Paksa Anak! Buya Yahya Ungkap Cara Mengarahkan Sesuai Potensinya |
|
|---|
| Persahabatan karena Allah, Akankah Dipertemukan Kembali di Akhirat? Ini Penjelasan Buya Yahya |
|
|---|
| Uang DP Hangus Saat Transaksi Batal? Buya Yahya: Haram, Itu Bukan Hak Penjual! |
|
|---|
| Hukum Menikah dengan Sepupu dalam Islam, Bolehkah? Ini Penjelasan Buya Yahya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ilustrasi-pria-mandi-wajib-mandi-junub.jpg)