Minggu, 26 April 2026

Konflik Palestina vs Israel

Amerika Serikat dan Inggris Bombardir Yaman, Incar 18 Sasaran Houthi

Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) mengatakan pasukan AS dan Inggris mengebom 18 sasaran Houthi di Yaman.

Editor: Faisal Zamzami
Tangkapan layar
Rudal AS menyerang sasaran di Yaman terkait dengan Milisi Houthi. Serangan yang dipimpin Amerika Serikat ini terjadi sebagai respons terhadap lebih dari dua lusin serangan drone dan rudal Houthi terhadap kapal komersial menuju Israel di Laut Merah sejak perang Israel-Hamas dimulai. 


Sebelumnya, TV Al-Masirah melaporkan pesawat agresi AS-Inggris melancarkan serangkaian serangan di Sanaa.

Ini adalah keempat kalinya militer AS dan Inggris melakukan operasi gabungan melawan Houthi sejak 12 Januari 2024.

Di sisi lain, AS juga melakukan serangan hampir setiap hari untuk menghilangkan sasaran Houthi, termasuk rudal dan drone yang menargetkan kapal dan senjata yang disiapkan untuk diluncurkan.

Pesawat tempur AS lepas landas dari kapal induk USS Dwight D. Eisenhower, yang saat ini berada di Laut Merah.

Setidaknya ada 32 serangan udara AS di Yaman selama satu setengah bulan terakhir, beberapa di antaranya dilakukan dengan partisipasi sekutu.

Kemarin, kapal perusak USS Mason menembak jatuh rudal balistik anti-kapal yang diluncurkan dari daerah yang dikuasai Houthi di Yaman menuju Teluk Aden, menurut laporan Komando Pusat AS (CENTCOM).

Hamas Palestina vs Israel

Kelompok Houthi mendeklarasikan solidaritasnya untuk Palestina yang menghadapi agresi Israel dan mulai menyerang kapal Israel atau kapal lain terkait Israel yang berada di Laut Merah menuju Terusan Suez sejak 19 November 2023.

Segera setelah gerakan perlawanan Palestina, Hamas, meluncurkan Operasi Banjir Al-Aqsa untuk melawan pendudukan Israel dan kekerasan di Al-Aqsa pada Sabtu (7/10/2023), Israel mulai membombardir Jalur Gaza.

Jumlah kematian warga Palestina di Jalur Gaza mencapai 29.606 jiwa dan 69.737 lainnya terluka sejak Sabtu (7/10/2023) hingga Sabtu (24/2/2024), 1.147 kematian di wilayah Israel, dan 375 kematian warga Palestina di Tepi Barat hingga Selasa (30/1/2024), dikutip dari Xinhua News.

Israel memperkirakan masih ada kurang lebih 136 sandera yang ditahan Hamas di Jalur Gaza, setelah pertukaran 105 sandera dengan 240 tahanan Palestina pada akhir November 2023.

Baca juga: Jadi Istri Pejabat, Artis Arumi Bachsin Berbagi Cerita, Mengaku Tak Ada Beda

Baca juga: VIDEO - Jawara Garut Abah Suta Tantang Duel Hercules, Gegara Geram Dukung Prabowo

Baca juga: Atta Halilintar Hadiahi Raul Lemos Sandal Hermes seharga Rp 15 juta

Tribunnews.com: Pentagon: AS dan Inggris Bombardir Yaman, Incar 18 Sasaran Houthi

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved