Jumat, 24 April 2026

Konflik Palestina vs Israel

Ansarallah Houthi: Yaman Deklarasikan Perang Terbuka Lawan Amerika Serikat dan Inggris

Anggota Biro Politik Ansarullah tersebut menegaskan kalau agresi militer ke Yaman, bukanlah masalah yang sederhana.

Editor: Faisal Zamzami
tangkap layar twitter
TERBAKAR DAN TENGGELAM - Kapal Inggris Rubymar terbakar di Teluk Aden setelah diserang beberapa rudal oleh kelompok Houthi Yaman di Teluk Aden, di dekat Selat Bab Al-Mandab. Kapal akhirnya rusak parah dan akhirnya tenggelam 

SERAMBINEWS.COM - Anggota Biro Politik Ansarullah (Houthi) Yaman, mengatakan, negaranya sudah terlibat perang terbuka dengan Amerika Serikat (AS) dan Inggris saat kedua negara Barat melakukan agresi di wilayah kedaulatan Yaman.

Ali Al Qahoum, dalam wawancara dengan TV Al Mayadeen Selasa (27/2/2024), menuturkan, AS dan Inggris sudah melanggar kedaulatan Yaman, hal yang tidak bisa ditolerir pihak Sanaa.

"Kedaulatan dan independensi adalah garis merah, dan kami tidak bisa menolerir agresi apa pun," katanya.

Atas serangan udara AS dan Inggris, menurut dia, Yaman, sedang terlibat dalam perang terbuka dengan AS dan Inggris.

Hal itu lantaran, Yaman dalam segala bentuknya Republik Yaman, kedaulatan dan rakyatnya, diserang.

Anggota Biro Politik Ansarullah tersebut menegaskan kalau agresi militer ke Yaman, bukanlah masalah yang sederhana.

"Yaman tidak akan pernah berhenti mendukung perlawanan rakyat Palestina, di Jalur Gaza, dan perkembangan yang terjadi di Palestina, akan mempersatukan rakyat Yaman, dan menyebabkan mereka turun ke jalan menggelar unjuk rasa jutaan orang," imbuh Ali Al Qahoum.

AS dan Inggris, melancarkan serangan militer ke wilayah Yaman, dengan maksud untuk menghentikan blokade Laut Merah kapal-kapal Israel.

Aksi Houthi ini dalam rangka mendukung perjuangan rakyat Palestina, di Gaza melawan agresi militer Israel.

Sejauh ini sejumlah banyak kapal Israel, atau kapal-kapal yang menuju pelabuhan Israel, diserang oleh pasukan Yaman, di Laut Merah dan Selat Bab Al Mandab.

Baca juga: VIDEO Yaman Kembalikan Laut Merah ke Pemiliknya Hingga Incar Aset Militer Israel

Ansarallah: AS Bakal Menyesal Labeli Houthi Sebagai Teroris

Wakil Menteri Luar Negeri di pemerintahan Yaman yang dipimpin Ansarallah di Sanaa, Hussein al-Ezzi, mengatakan pada 16 Februari bahwa AS telah memilih eskalasi dan akan segera menyesalinya.

Amerika Serikat kata Hussein al-Ezzi akan segera menyesali memasukkan Ansarallah Sebagai Organisasi Teroris.

Keputusan AS untuk menetapkan Ansarallah sebagai kelompok teror mulai berlaku pada hari Jumat, satu hari setelah serangan baru Yaman terhadap kapal Inggris.

“Amerika telah memilih jalur eskalasi dan akan segera merasakan besarnya kesulitan yang dihadapinya,” kata Ezzi melalui akunnya di X.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved