Caleg PKS Setop Aliran Air Sumur Bor ke Warga di Cilegon, Ngaku Kalah Akibat Serangan Fajar

Pemilik sumur bor tersebut bernama Sumedi Madasik, di mana dirinya maju pada Pileg 2024 untuk kursi DPRD Kota Cilegon.

Editor: Faisal Zamzami
Ahmad Tajudin/TribunBanten
Warga RT 003/006 Cisuru, Kelurahan Suralaya, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Banten, mencari air bersih sejauh 1 kilometer (km) usai aliran air dari sumur bor Bukit Teletubbies disetop pemiliknya. 

"Itu akibat serangan fajar," kata Madasik.

Dia mengaku penyetopan sementara itu bukan semata-mata karena gagal dalam Pileg 2024, tetapi karena tidak sanggup membayar beban listrik sumur bor yang selama ini ditanggungnya.

Pada 18 Februari 2024, Madasik telah mengundang tokoh masyarakat setempat untuk mencari solusi agar biaya listrik dan perawatan mesin ditanggung warga.

Madasik pun menawarkan biaya pengambilan air dari salurannya dinaikkan dari sebelumnya Rp 10 ribu per kubik.

"Saya berharap naik, supaya bisa menutupi kebutuhan biaya listriknya, ternyata sampai detik ini belum ada solusi," ujarnya.

Madasik menegaskan tidak memutus sambungan air.

Penyetopan ini, kata dia, hanya dilakukan sementara sampai ada solusi terbaik. (Ahmad Tajudin/TribunBanten)

Baca juga: Kasus Kepala Bayi Putus Tertinggal di Rahim Dilaporkan ke Polres Bangkalan, 3 Saksi Diperiksa

Baca juga: Ratusan Pemukim Ilegal Yahudi Merangsek Masuk Kompleks Masjid Al-Aqsa Dikawal Pasukan Israel

Baca juga: Hasil Liga Champions: Singkirkan FC Porto Lewat Adu Penalti, Arsenal Lolos ke Perempat Final

Artikel ini telah tayang di TribunBanten.com dengan judul Mantan Caleg Setop Aliran Sumur Bor, Warga Cisuru Cilegon Harus Jalan Sejauh 1 Km untuk Air Bersih
 

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved