Perang Gaza
Human Rights Watch Serukan Dunia Beri Sanksi dan Embargo Senjata terhadap Israel
Negara-negara harus menjatuhkan sanksi dan embargo senjata terhadap Israel, untuk memaksanya mematuhi perintah yang dikeluarkan oleh Mahkamah Internas
SERAMBINEWS.COM - Dalam sebuah postingan di X, Human Rights Watch pada hari Minggu mengeluarkan seruan kepada komunitas internasional untuk menerapkan sanksi terhadap Israel karena kegagalan rezim tersebut untuk mematuhi perintah Pengadilan Internasinal (ICJ) mengenai pencegahan melakukan tindakan genosida.
“Negara-negara harus menjatuhkan sanksi dan embargo senjata terhadap Israel, untuk memaksanya mematuhi perintah yang dikeluarkan oleh Mahkamah Internasional,” tulis organisasi tersebut, seraya mencatat bahwa “Tel Aviv” telah gagal mematuhi perintah pengadilan dan belum melakukan tindakan apa pun, bekerja untuk memberikan bantuan dan layanan dasar kepada penduduk Gaza.
Pada akhir Januari tahun ini, ICJ mengeluarkan perintah kepada Israel untuk mengambil segala tindakan guna mencegah tindakan genosida.
Lebih lanjut mereka meminta agar tentara Israel menahan diri dari segala tindakan genosida dan mencegah dikeluarkannya pernyataan yang menghasut tindakan genosida.
Baca juga: Jenderal Israel: Israel telah Kalah Perang Lawan Hamas, dan Kehilangan Sekutunya di Seluruh Dunia
ICJ juga meminta agar diambil langkah-langkah untuk memastikan pengiriman bantuan kemanusiaan dan menahan diri untuk tidak membuang bukti apa pun yang dapat digunakan dalam kasus yang diajukan terhadapnya.
Dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan pada tanggal 26 Februari, direktur organisasi cabang Palestina, Omar Shakir, mengatakan bahwa rezim Israel “membuat 2,3 juta warga Palestina di Gaza kelaparan, menempatkan mereka dalam bahaya yang lebih besar daripada sebelum adanya perintah mengikat dari Pengadilan Dunia,” dan mencatat bahwa rezim "mengabaikan keputusan pengadilan, dan dalam beberapa hal bahkan meningkatkan penindasannya, termasuk lebih lanjut menghalangi bantuan yang menyelamatkan nyawa."
“Pasukan darat Israel mampu menjangkau seluruh wilayah Gaza, sehingga pemerintah Israel jelas memiliki kapasitas untuk memastikan bahwa bantuan mencapai seluruh Gaza,” kata Shakir.
“Kegagalan untuk memastikan kepatuhan Israel membahayakan nyawa jutaan warga Palestina dan mengancam melemahkan lembaga-lembaga yang bertugas memastikan penghormatan terhadap hukum internasional dan sistem yang menjamin perlindungan sipil di seluruh dunia,” tambahnya.
Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan bahwa lebih dari 31.000 orang telah menjadi korban dan lebih dari 73.000 orang terluka sejak dimulainya genosida. Jumlah korban tewas sebenarnya diketahui jauh lebih tinggi, mengingat jumlah orang hilang.
Selama 24 jam terakhir, rezim Israel melakukan total 9 pembantaian, yang mengakibatkan 92 orang tewas.(*)
| Armada Sumud Dekati Gaza, Angkatan Laut hingga Drone 3 Negara Kawal Kapal Bantuan |
|
|---|
| 20 Poin Kesepatakan Trump & Netanyahu, TNI Siap Dikerahkan ke Gaza? |
|
|---|
| Tuai Pro Kontra Internasional, Siapa Tony Blair yang Disebut Bakal Pimpin Transisi Gaza? |
|
|---|
| IDF Semakin Bar-bar, 48 Ribu Warga Gaza Terpaksa Mengungsi, Israel Buka Rute Baru Selama 48 Jam |
|
|---|
| Ungkap 9 Langkah Hentikan Genosida di Gaza, Spanyol Embargo Senjata dan Minyak Israel |
|
|---|