Minggu, 3 Mei 2026

Internasional

Menang Pemilu Rusia, Vladimir Putin Ancam Barat dan NATO, Perang Dunia III Bisa Terjadi

Perang Ukraina telah memicu krisis terdalam dalam hubungan Moskow dengan Barat sejak Krisis Rudal Kuba tahun 1962.

Tayang:
Editor: Muhammad Hadi
Kolase Foto Tribunnews
Presiden Rusia Vladimir Putin dan tentara Rusia di Mariupol, Ukraina. 

SERAMBINEWS.COM - Kemenangan Vladimir Putin dalam pemilu Rusia membuat negara-negara Barat dan NATO harus tetap waspada.

Vladimir Putin menancapkan kembali pengaruh besar di Rusia dan kawasan.

Sejumlah negara yang dekat dengan Rusia juga sudah mengucapkan selamat atas terpilihnya Vladimir Putin.

Presiden Rusia Vladimir Putin pada Senin (18/3/2024) memperingatkan negara-negara Barat bahwa konflik langsung antara Rusia dan aliansi militer NATO pimpinan AS akan membuat planet ini selangkah lagi menuju Perang Dunia Ketiga.

Mengutip Reuters, namun dia mengatakan hampir tidak ada orang yang menginginkan skenario konflik seperti itu. 

Perang Ukraina telah memicu krisis terdalam dalam hubungan Moskow dengan Barat sejak Krisis Rudal Kuba tahun 1962. 

Putin telah sering memperingatkan risiko perang nuklir, namun mengatakan dia tidak pernah merasa perlu menggunakan senjata nuklir di Ukraina.

Baca juga: 4 Tentara Bayaran dari Indonesia Tewas, Rusia Ungkap Data Tentara Bayaran Asing Bertempur di Ukraina

Presiden Prancis Emmanuel Macron bulan lalu mengatakan dia tidak bisa mengesampingkan pengerahan pasukan darat di Ukraina di masa depan.

Karena banyak negara Barat yang menjauhkan diri dari hal tersebut sementara negara lain, terutama di Eropa Timur, menyatakan dukungannya.

Ketika ditanya oleh Reuters tentang pernyataan Macron dan risiko serta kemungkinan konflik antara Rusia dan NATO, Putin menjawab: “Segalanya mungkin terjadi di dunia modern.”

Dia menambahkan, "Jelas bagi semua orang, bahwa ini akan menjadi satu langkah lagi dari Perang Dunia Ketiga yang berskala penuh. 

Saya pikir hampir tidak ada orang yang tertarik dengan hal ini," kata Putin kepada wartawan setelah memenangkan pemilu dengan  kemenangan telak terbesar dalam sejarah Rusia pasca-Soviet.

Baca juga: Kembali Menang di Pilpres Rusia, Vladimir Putin Panen Ucapan Selamat

Menjelang pemilu Rusia pada 15-17 Maret, Ukraina meningkatkan serangan terhadap Rusia, menembaki wilayah perbatasan dan bahkan menggunakan proksi untuk mencoba menembus perbatasan Rusia.

Ketika ditanya apakah ia menganggap perlu untuk mengambil alih wilayah Kharkiv di Ukraina.

 Putin mengatakan jika serangan terus berlanjut, Rusia akan menciptakan zona penyangga di lebih banyak wilayah Ukraina untuk mempertahankan wilayah Rusia.

Sumber: Kontan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved