Berita Banda Aceh

Ketua DPRK Isi Ceramah Tarawih Ulas Cara Menjaga Semangat Ibadah dalam Bulan Ramadhan

"Ikhlas ada yang mengartikan, membersihkan perbuatan dari mencari pandangan manusia, tanpa mengharapkan pujian dan penghargaan dari manusia.

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Nur Nihayati
Humas DPRK Banda Aceh
CERAMAH TARAWIH - Ketua DPRK Banda Aceh Farid Nyak Umar saat ceramah tarawih di Musala Nurul Ikhlas, Gampong Ie Masen Kayee Kadang, Kecamatan Syiah Kuala, Senin (18/3/2024). 

"Ikhlas ada yang mengartikan, membersihkan perbuatan dari mencari pandangan manusia, tanpa mengharapkan pujian dan penghargaan dari manusia.

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Farid Nyak Umar menyebutkan ada beberapa cara agar dapat menjaga semangat beribadah (istiqamah) selama bulan Ramadhan.

Hal itu penting karena berpengaruh pada keikhlasan dalam beribadah.

"Ikhlas merupakan kunci dalam menjaga semangat ibadah baik dimanapun dan kapanpun. Tanpa ikhlas dan motivasi karena Allah, ibadah itu tidak akan bertahan kita kerjakan," kata Farid saat menyampaikan ceramah tarawih di Musala Nurul Ikhlas, Gampong Ie Masen Kayee Kadang, Kecamatan Syiah Kuala, Senin (18/3/2024).

Farid mengatakan, hakikat ikhlas itu merupakan inti dakwah para Nabi dan Rasul mulai dari Nabi Adam as hingga Rasulullah saw sampai hari kiamat. Begitu juga dalam hal ibadah yang semata-mata dilakukan karena Allah swt bukan karena lain, sebagai esensi dari ketauhidan seorang muslim.

"Ikhlas ada yang mengartikan, membersihkan perbuatan dari mencari pandangan manusia, tanpa mengharapkan pujian dan penghargaan dari manusia.

Adanya niat yang murni dan tulus karena Allah," ujar Farid sambil mengutip Surat Al-Bayyinah ayat 5.

Cara selanjutnya yakni dengan bersungguh-sungguh (bermujahadah), sebagaimana firman Allah SWT dalam surat Al-Ankabut ayat 69 yang artinya; Dan orang-orang yang berjihad (mencari rida) Kami, Kami akan tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. dan sungguh, Allah beserta orang-orang yang berbuat baik.

Karenanya, lanjut Ketua DPD PKS Banda Aceh, jika seorang sudah bersungguh-sungguh dan ikhlas sesuai dengan jalur agama, maka seberapa besar pun rintangan maka akan ada jalan keluar yang Allah berikan.

Di bulan Ramadhan ini, bersungguh-sungguh dapat dilakukan dengan mendalami keutamaan dari setiap amal ibadah yang dikerjakan. Dengan mengetahui fadilah dari shalat tarawih, tilawah Al-Qur'an, shalat duha, istighfar dan sedekah maka seseorang itu semakin termotivasi dan yakin untuk mengerjakan ibadah dengan ikhlas.

Setelah bersungguh-sungguh dilanjutkan dengan bermuhasabah atau introspeksi diri terhadap ibadah. Seperti merenungi kembali kualitas ibadah yang telah dilakukan sejauh Ramadhan itu berlalu. Apalagi di bulan Ramadhan amalan diberikan ganjaran yang berlipat ganda.

"Melakukan evaluasi terhadap diri sehingga dengan mengetahui kekurangan yang ada, akan memotivasi untuk memperbaiki serta berusaha menjadi yang terbaik di bulan Ramadhan," katanya.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved