Sosok Tiyong, Satu-satunya Pentolan Eks Kombatan GAM yang Lolos ke Senayan
Tiyong adalah satu-satunya eks kombatan GAM yang terpilih sebagai wakil rakyat Aceh di tingkat pusat.
Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Faisal Zamzami
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Samsul Bahri Ben Amiren atau akrab disapa Tiyong berhasil melenggang ke Senayan.
Ia terpilih sebagai anggota DPR RI dari Partai Golkar pada Pemilu 2024.
Tiyong maju dari daerah pemilihan (dapil) Aceh 2 yang meliputi, Bireuen, Aceh Utara, Lhokseumawe, Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Timur, Langsa, dan Aceh Tamiang.
Tiyong adalah satu-satunya eks kombatan GAM yang terpilih sebagai wakil rakyat Aceh di tingkat pusat.
Perjuangan Tiyong untuk mendapatkan kursi tidaklah mudah.
Di internal partai, ia harus bersaing dengan caleg petahana yaitu Ilham Pangestu yang maju untuk periode kedua.
Lalu, Tiyong juga bertarung dengan caleg dari partai lain.
Di dunia politik, Tiyong memang bukan orang baru.
Sejak Pemilu pertama pasca damai Aceh, ia tiga kali terpilih sebagai anggota DPRA yaitu periode 2009-2012, 2014-2019, dan 2019-2022.
Kali pertama terpilih lewat Partai Aceh pada Pemilu 2009.
Sedangkan dua kali melalui bendera PNA; Partai Nasional Aceh pada Pemilu 2014 dan Partai Nanggroe Aceh pada Pemilu 2019.
Baca juga: Caleg Aceh Potensi ke Senayan, Golkar Peluang Segel 3 Kursi DPR RI via Ilham, Tiyong dan Ampon Bang
Namun dalam perebutan kursi DPR RI, Tiyong tercatat sebagai pendatang baru.
Tapi, elektabilitas dan popularitas Tiyong selama ini mampu mewarnai Pemilu 2024.
Alhasil, Tiyong mampu mendongkrak suara partai berlambang pohon beringin dan menjadi partai pemenang pertama di dapil Aceh 2 dengan total suara 336.170.
Hasil rekapitulasi perolehan suara Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, Tiyong berhasil memperoleh 86.109 suara badan, sedangkan Ilham Pangestu membekukan 204.199 suara badan.
Dari perolehan itu, berdasarkan perhitungan dengan metode sainte lague, Partai Golkar menyumbang dua kursi DPR RI untuk dapil Aceh 2.
Kedua kursi itu tercatat atas nama Ilham Pangestu yang terpilih untuk kedua kali dan Samsul Bahri Ben Amiren atau lebih dikenal dengan sebutan Tiyong.
Baca juga: Tiyong Ucap Selamat ke Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki, Berharap Bisa Berkoordinasi
Siapa Tiyong?
Untuk diketahui, Tiyong merupakan politisi kelahiran Samalanga, Bireuen pada 20 Januari 1972.
Saat Aceh dilanda konflik, Tiyong ikut berjuang mengangkat senjata.
Ia termasuk salah satu tokoh pejuang Gerakan Aceh Merdeka (GAM).
Tiyong pernah menjabat Panglima Daerah I GAM wilayah Batee Iliek.
Saat konflik Aceh berakhir di meja perdamaian pada 15 Agustus 2005 di Helsinki, Finlandia, perjuangan Tiyong beralih dari angkat senjata ke jalur politik.
Tiyong termasuk salah satu pendiri Partai Aceh, partai lokal yang lahir dari rahim perjuangan.
Partai tersebut dipimpin oleh Muzakir Manaf alias Mualem.
Di Partai Aceh, Tiyong pernah menjabat Wakil Sekretaris DPW Bireuen dari tahun 2007 hingga 2012.
Tapi perjalanan politik Tiyong di Partai Aceh tidak awet setelah diterpa gejolak internal.
Sejumlah pentolan GAM, kemudian mendirikan partai lokal lain yang diberi nama Partai Nasional Aceh (PNA) dengan Ketua Umum Irwansyah atau dengan nama lain Muksalmina.
Tiyong terlibat dalam membidani lahirnya partai ini bersama Irwandi Yusuf, Muharram Idris, Ligadinsyah, Amni bin Ahmad Marzuki, Tarmizi, Lukman Age, Thamren Ananda dan lainnya.
Pada Pemilu pertamanya tahun 2014, partai ini hanya mampu mengirim tiga kadernya ke DPRA yaitu Darwati A Gani (istri Irwandi Yusuf), Samsul Bahri Ben Amiren, dan Dedi Safrizal.
Partai Nasional Aceh pada tahun 2017 mengubah nama partai menjadi Partai Nanggroe Aceh karena pada Pemilu 2014 tidak berhasil melewati ambang batas Pemilu.
Dalam struktur kepengurusan, Irwandi Yusuf selaku ketua umum menempatkan Tiyong sebagai ketua harian PNA. Pada Pemilu 2019, PNA mencatat rekor dengan mengirim enam kader ke DPRA.
Namun dalam perjalanan, badai konflik menerpa partai ini hingga digelar Kongres Luar Biasa (KLB) di Bireuen pada 2019. Saat itu, peserta KLB menyerahkan mandat ketua umum ke Tiyong. Saat itu, Tiyong wara wiri dari pemberitaan.(*)
Baca juga: Pererat Silaturahmi, APDESI Gelar Buka Puasa Bersama Sekaligus Bahas Pembangunan Aceh Besar
Baca juga: VIDEO Drone Hizbullah Tepat Sasaran,Berhasil Hantam Dua Peluncur Iron Dome milik Israel di Kfar Blum
Baca juga: Adik Korban Inses Peluk Kakak Kandung yang Menghamilinya, Nangis Minta Cepat Pulang: Aku Tunggu
| Anggota DPR RI Ampon Bang Dukung Kemajuan Sektor Wisata di Kabupaten Abdya |
|
|---|
| Pelanggaran Meningkat, KPI Aceh Ingatkan Masyarakat Lebih Bijak Bermedsos |
|
|---|
| HRD Desak APH Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Warga Aceh Singkil Hingga Tewas di Sumut |
|
|---|
| Detik-Detik Ketua DPC Golkar Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara, Pelaku Ditangkap dan Motif Terungkap |
|
|---|
| Malam Ini Persiraja Jamu Garudayaksa, Dek Gam: Pemain Wajib Tampil Habis-habisan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Samsul-Bahri-Ben-Amiren-atau-akrab-disapa-Tiyong.jpg)