Sabtu, 2 Mei 2026

Konflik Rusia vs Ukraina

Vladimir Putin Bersikukuh Tuduh Ukraina Terlibat Serangan Teror di Moskow, Zelensky Membantah

Presiden Rusia, Vladimir Putin, menuduh Ukraina terlibat dalam serangan teror di Crocus City Hall di Moskow pada Jumat (22/3/2024).

Tayang:
Editor: Amirullah
RUSIA TODAY
Vladimir Putin 

SERAMBINEWS.COM - Presiden Rusia, Vladimir Putin bersikukuh menuduh Ukraina terlibat serangan terorisme di Rusia.

Serangan teror tersebut terjadi di Crocus City Hall di Moskow pada Jumat (22/3/2024).

Sejumlah 139 orang meninggal dan lebih dari 150 orang terluka ketika empat pria bersenjata senapan serbu menembaki orang-orang lalu membakar gedung itu.

Empat tersangka tersebut ditangkap oleh otoritas Rusia ketika hendak kabur ke perbatasan Ukraina menggunakan mobil.

Putin berpendapat serangan tersebut sesuai dengan pola tindakan yang dilakukan Ukraina meski belum ada tanda-tanda keterlibatannya.

"Kita tahu bahwa kejahatan itu dilakukan oleh kelompok radikal," kata Putin, merujuk pada ISIS-K.

"Namun, kita juga melihat AS, melalui berbagai saluran dan meyakinkan negara satelitnya bahwa menurut data intelijen mereka, tidak ada jejak Kyiv dalam serangan teror di Moskow, bahwa serangan itu dilakukan oleh anggota ISIS yang dilarang di Rusia," lanjutnya.

Presiden Rusia itu melontarkan pertanyaan retoris tentang apa tujuan serangan teror tersebut.

"Pertanyaan yang muncul adalah siapa yang diuntungkan dari hal ini?" tanya Putin, dikutip dari Anadolu.

“Kekejaman ini mungkin hanya merupakan penghubung dari serangkaian upaya yang dilakukan oleh mereka yang telah memerangi negara kita sejak tahun 2014, menggunakan kekuatan neo-Nazi di rezim Kyiv sebagai tangan mereka,” lanjutnya.

Ia menuduh Ukraina mirip dengan Nazi yang melakukan cara kotor untuk mencapai tujuan mereka.

“Dan Nazi, seperti diketahui, tidak pernah ragu menggunakan cara paling kotor dan tidak manusiawi untuk mencapai tujuan mereka,” lanjutnya.

Zelensky Tolak Tuduhan Putin

Sementara Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menolak tuduhan Putin.

"Hari ini, Putin kembali berbicara pada dirinya sendiri, dan hal itu kembali disiarkan di televisi. Sekali lagi, dia menuduh Ukraina. Makhluk yang sakit dan sinis. Semua orang baginya adalah teroris, kecuali dirinya sendiri," kata Zelensky, Selasa (26/3/2024), dikutip dari Ukrainska Pravda.


Putin: Mengapa Para Teroris Menuju ke Ukraina?

Kelompok teroris yang menamakan dirinya Negara Islam Khorasan (ISIS-K) mengaku bertanggung jawab atas serangan teror di Moskow.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved