Senin, 13 April 2026

Kabar Aceh Utara

Pj Bupati Aceh Utara Santuni Puluhan Yatim pada Malam Nuzul Quran

Puluhan anak yatim mendapat santunan memperingati Nuzul Al-Qur’an, malam ke-17 Ramadhan 1445 H dii Aceh Utara.

|
Penulis: Jafaruddin | Editor: Taufik Hidayat
Dok Humas
Pj Bupati Aceh Utara Dr Mahyuzar, MSi, menyantuni puluhan yatim pada momen memperingati Nuzul Al-Qur’an, malam ke-17 Ramadhan 1445 H, atau bertepatan dengan 27 Maret 2024, bertempat di Masjid Agung Baiturrahim Lhoksukon, Aceh Utara. 

Laporan Jafaruddin | Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Penjabat Bupati Aceh Utara Dr Mahyuzar, MSi, menyantuni puluhan anak yatim pada momen memperingati Nuzul Al-Qur’an, malam ke-17 Ramadhan 1445 H, atau bertepatan dengan 27 Maret 2024, bertempat di Masjid Agung Baiturrahim Lhoksukon.

Prosesi menyantuni anak yatim dilakukan pada malam Nuzul Al-Qur’an merupakan momen penting untuk mendapatkan berkah dari Allah SWT.

“InsyaAllah kita akan terus memberikan perhatian khusus kepada anak-anak yatim, seperti yang sudah kita lakukan pada hari-hari pelaksanaan safari Ramadhan kita juga melakukan penyantunan untuk anak yatim,” ungkap Mahyuzar.

Selain menyantuni anak yatim, momen malam peringatan Nuzul Al-Qur’an yang digelar oleh Pemkab Aceh Utara juga diisi dengan acara buka puasa bersama, dilanjutkan shalat Magrib berjamaah dan shalat Isya berjamaah.

Sebelum dimulai shalat sunat tarawih, kegiatan diisi dengan tausiah Nuzul Al-Qur’an oleh Ustaz Dr Damanhur, Lc, MA, yang merupakan Direktur Markaz Ats-Tsaqafah Al-Islamiyyah Lhokseumawe.

Lebih jauh Mahyuzar mengajak jamaah untuk merenung kembali serta melakukan evaluasi diri, seberapa jauh praktik hidup kita sehari-hari yang berpedoman pada ajaran Al-Qur'an.

“Kita semua telah memahami, bahwa membaca Al-Qur’an adalah perintah, memahami isi kandungannya merupakan ibadah, serta mengamalkannya adalah sebuah kewajiban bagi setiap umat Islam untuk menjadi tuntunan dan pedoman hidup,” kata Mahyuzar.

Oleh karena itu, Mahyuzar mengajak untuk me-review ulang kehadiran Al-Qur’an dalam diri kita masing-masing, sehingga memperingati Nuzul Qur’an tidaklah sekadar seremonial belaka.

Akan tetapi, benar-benar didorong oleh kecintaan kita pada Al-Qur’an.

Nilai-nilai kebenaran yang terkandung dalam Al-Qur’an sifatnya mutlak dan tidak terbantahkan, karena Al-Qur’an merupakan mukjizat terbesar yang diberikan Allah SWT melalui Nabi Muhammad SAW kepada umat manusia.

Al-Qur’an sebagai wahyu Allah SWT, merupakan pedoman serta sumber hukum dalam hidup beragama, yang senantiasa harus ditaati untuk kebahagiaan hidup, baik duniawi maupun ukhrawi.

Sementara Ustaz Damanhur dalam tausiyah singkatnya antara lain mengatakan kemuliaan kita suci Al-Qur’an sudah tidak terbantahkan hingga abad modern saat ini.

Bahkan segala sesuatu yang bersentuhan dengan Al-Qur’an maka ia akan menjadi mulia dan istimewa di antara yang lainnya. 

“Bulan diturunkan Al-Qur’an menjadi bulan yang istimewa untuk menghapus dosa, dan membebaskan umat dari api neraka. Beribadah pada malam diturunkan Al-Qur’an adalah setara dengan nilai ibadah selama 1.000 bulan atau sekitar 83 tahun,” ungkap Damanhur.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved