Berita Banda Aceh

4 Anggota Pramuka Aceh Jadi Pengurus Kwarnas, Ketua Budi Waseso, Dilantik Presiden Jokowi

Keempat putra Aceh itu, tiga di antaranya Anggota Dewasa Gerakan Pramuka, yakni Ir H Djufri Efendi MSi sebagai Ka Puslitbang Kwarnas, Zulfahmi MD seba

Penulis: Hendri Abik | Editor: Mursal Ismail
For serambinews.com
Empat Anggota Pramuka Aceh menjadi bagian dari Pengurus Kwartir Nasional atau Kwarnas Gerakan Pramuka Periode 2023-2028. Mereka dilantik oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (5/4/2024) 

Keempat putra Aceh itu, tiga di antaranya Anggota Dewasa Gerakan Pramuka, yakni Ir H Djufri Efendi MSi sebagai Ka Puslitbang Kwarnas, Zulfahmi MD sebagai Andalan Humas Kwarnas, Romi Amrizal SH sebagai Andalan Hubungan Dalam Negeri Kwarnas. 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Empat Anggota Pramuka Aceh menjadi bagian dari Pengurus Kwartir Nasional atau Kwarnas Gerakan Pramuka Periode 2023-2028. 

Mereka dilantik oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (5/4/2024). 

Keempat putra Aceh itu, tiga di antaranya Anggota Dewasa Gerakan Pramuka, yakni Ir H Djufri Efendi MSi sebagai Ka Puslitbang Kwarnas, Zulfahmi MD sebagai Andalan Humas Kwarnas, Romi Amrizal SH sebagai Andalan Hubungan Dalam Negeri Kwarnas. 

Satu lagi, anggota muda atau peserta didik golongan Pandega, Farhan Alwan Ramadhan sebagai Anggota Dewan Kerja Nasional (DKN).

Pengukuhan di Istana Negara digelar berdasarkan Surat Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 23/M Tahun 2024 Tentang Pengukuhan Pengurus Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dan Pengurus Lembaga Pemeriksa Keuangan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Masa Bakti Tahun 2023-2028.

Pada pengukuhan, Presiden Jokowi memandu pengucapan Janji Pramuka Tri Satya ke hadapan Ketua Kwarnas Komjen Pol (Purn) Drs Budi Waseso dan Pengurus Pramuka tingkat nasional itu.

Baca juga: Tata Cara Shalat Saat Mudik Idul Fitri 2024, Bisa Dijamak atau Qashar, Ini Niat dan Cara Tunaikannya

“Demi kehormatanku, aku berjanji akan bersungguh-sungguh menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

Mengamalkan Pancasila, menolong sesama hidup, ikut serta membangun masyarakat, serta menepati Darma Pramuka,” ujar Presiden Jokowi mendiktekan janji.

Ir H Djufri Efendi M.Si, yang juga Ketua Harian Gerakan Pramuka Kwarda Aceh, menyebutkan "Ini Prestasi Kwarda Aceh, sehingga kader-kadernya berhasil menjadi andalan nasional," ujarnya. 

Sebelumnya, persoalan Pramuka ini sempat memanas, dipahami di sekolah kegiatan Pramuka dari eskul wajib menjadi kegiatan opsional alias bisa dipilih oleh murid. 

Kebijakan ini dibuat Mendikbudristekdikti Nadiem Makarim melalui Peraturan Menteri (Permen) Nomor 12 Tahun 2024.

Namun setelah dipanggil Komisi X DPR RI, Mendikbudristekdikti Nadiem Makarim membantah Pramuka Dihapus dari Ekskul Wajib Sekolah, bahkan ingin masukkan ke dalam Kurikulum Merdeka (Kumer) sebagai Kokurikuler pada jam pelajaran.

Baca juga: VIDEO - Memanas, Rudal Jelajah Iran Bersiap Ratakan Israel, AS Ikut Khawatir

"Secara prinsip menurut saya satu, mohon sudah tidak lagi dibahas bahwa Pramuka itu dihapus atau dihilangkan dari sekolah.

 Karena peraturannya sudah sangat jelas bahwa itu menjadi ekskul yang wajib diselenggarakan oleh sekolah, kita ingin meningkatkan status Pramuka dari eskul menjadi kokurikuler dalam," ujar Nadiem. (*)

 


 


 

 
 
 
 
 


Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved