Kajian Islam
Niat dan Cara Mandi Wajib Bagi Pria Serta Rukunnya
Buya Yahya mengatakan, niat atau doa mandi wajib dibacakan pada saat hendak membasuh seluruh badan dengan air pada saat mandi.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Mursal Ismail
Karena itu, kata UAS, apabila ingin melaksanakan mandi wajib yang di dalam kamar mandi ada WC, maka cukup diniatkan dalam hati saja kemudian mengguyur air ke seluruh badan.
“Tapi kalau tidak ada (WC-nya) baca (lafazkan) niat. Kalau ada, cukup di hati saja,” jelas UAS.
Seseorang pria yang tidak melakukan mandi wajib setelah melakukan hal-hal yang menyebabkan dirinya berhadas, maka dapat menghalangi dirinya melakukan beberapa ibadah.
Seperti yang terdapat dalam hadist riwayat Bukhari dari Abu Hurairah.
Artinya: “Tidak akan diterima shalat orang yang hadats sampai ia wudhu.” (HR Bukhari dari Abu Hurairah).
Rukun Mandi Wajib Pria
1. Membaca Niat
Membaca niat ini bisa diungkapkan dalam hati. Namun, lebih baik jika mampu melafalkan secara lisan.
2. Membasuh seluruh bagian tubuh, termasuk rambut dan bulu
Untuk bagian tubuh yang berbulu, air harus dapat mengalir ke kulit bagian dalam dan ke pangkal rambut/bulu.
Tata Cara Mandi Wajib yang Sempurna dan Sah
Cara mandi wajib dengan meniatkannya dan mengguyurkan air keseluruh tubuh adalah benar dan sah.
Akan tetapi telah meninggalkan beberapa sunah yang tidak berpengaruh bagi keabsahan mandi.
Penjelasannya adalah bahwa mandi wajib itu ada yang sempurna dan ada yang sekedar sah.
Adapun yang sekedar sah, maka cukup bagi seseorang melakukan yang wajib saja tanpa melakukan perkara-perkara sunah.
niat mandi wajib
doa mandi wajib
kapan niat mandi wajib dibacakan
mandi junub
Buya Yahya
rukun mandi wajib
Serambinews
Serambi Indonesia
| Jumat Kedua di Bulan Zulkaidah, Ini 4 Amalan Hari Jumat yang Dianjurkan, MasyaAllah Bisa Hapus Dosa |
|
|---|
| Bolehkah Berkurban untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal? Ini Penjelasan Lengkap Buya Yahya |
|
|---|
| Dililit Hutang Bikin Gelisah? Buya Yahya Bagikan Doa Mustajab Ini, Amalkan Tiap Hari! |
|
|---|
| Ini Makna Haji Mabrur Menurut Buya Yahya, Ternyata Bukan Sekadar Ibadah di Tanah Suci |
|
|---|
| Tak Perlu Takut! Buya Yahya Tegaskan Dosa Tak “Dibongkar” Saat Haji atau Umrah, Justru Diampuni |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ilustrasi-mandi-junub-atau-mandi-wajib.jpg)