Kamis, 30 April 2026

PBB Ketar-ketir, Takut Serangan Israel Kenai Situs Nuklir Iklan

PBB mulai ketar-ketir dan menyampaikan kekhawatirannya andai serangan Israel mengenai situs nuklir Iklan.

Tayang:
Penulis: Sara Masroni | Editor: Amirullah
Twitter-X/Twitter-X
Pengawal Revolusi Iran meluncurkan Drone Kamikaze dan Rudal Balistik, ke Israel, Minggu (14/4/2024). PBB mulai ketar-ketir dan menyampaikan kekhawatirannya andai serangan balik Israel mengenai situs nuklir Iklan. 

SERAMBINEWS.COM - PBB mulai ketar-ketir dan menyampaikan kekhawatirannya andai serangan Israel mengenai situs nuklir Iklan.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala pengawas nuklir PBB, Direktur Jenderal IAEA Rafael Grossi pada Senin (15/4/2024).

Dia mengatakan khawatir mengenai kemungkinan Israel menargetkan fasilitas nuklir Iran, namun inspeksi Badan Energi Atom Internasional terhadap fasilitas Iran akan dilanjutkan pada Selasa.

“Iran menutup fasilitas nuklirnya pada hari Minggu karena pertimbangan keamanan,” kata Direktur Jenderal IAEA Rafael Grossi dilansir dari Reuters, Selasa.

Saat dibuka kembali pada hari Senin, ia menjauhkan inspektur IAEA sampai kami melihat bahwa situasinya benar-benar tenang.

“Kami akan melanjutkannya besok,” kata Grossi kepada wartawan di New York.

“Ini tidak berdampak pada aktivitas inspeksi kami,” sambungnya.

Ketika ditanya tentang kemungkinan serangan Israel terhadap fasilitas nuklir Iran, Grossi menjawab, “Kami selalu mengkhawatirkan kemungkinan ini.” Dia mendesak “pengendalian diri yang ekstrim.”

Baca juga: Genderang Perang Ditabuh, Iran Ancam Bombardir AS Bila Washington Dukung Serangan Balik Israel

Baca juga: Presiden Iran: Tindakan Israel Sekecil Apa pun Terhadap Iran akan Ditanggapi dengan Keras

Iran Ancam Bombardir AS

Sementara sebelumnya diberitakan, Iran mengancam akan membombardir Amerika Serikat (AS) bila Washington mendukung Serangan Balik Israel.

Dilasir dari Times of Israel, Para komandan tinggi Iran memperingatkan Israel bahwa negara itu akan menghadapi serangan yang lebih besar jika mereka membalas serangan drone dan rudal pada malam hari, Minggu (14/4/2024).

Pihaknya menambahkan, Washington telah diberitahu untuk tidak mendukung tindakan militer apa pun dari sekutunya.

Teheran memperingatkan Washington bahwa dukungan apa pun terhadap pembalasan Israel akan mengakibatkan pangkalan-pangkalan AS menjadi sasaran.

“Respon kami akan jauh lebih besar dibandingkan aksi militer malam ini jika Israel membalas terhadap Iran,” kata kepala staf angkatan bersenjata Iran, Mayor Jenderal Mohammad Bagheri, kepada TV pemerintah.

“Jika rezim Zionis (Israel) atau pendukungnya menunjukkan perilaku sembrono, mereka akan menerima respons yang tegas dan lebih kuat,” kata Presiden Iran Ebrahim Raisi dalam sebuah pernyataan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved