Minggu, 3 Mei 2026

Berita Lhokseumawe

Ini Sosok yang Layak Jadi Walikota Lhokseumawe Versi Forum Kolaborasi Masyarakat

"Memilih bukan hanya berdasarkan popularitas, rekam jejak, atau bahkan transaksional politik semata, tetapi harus berani membaca dan melihat...

Tayang:
Penulis: Saiful Bahri | Editor: Nurul Hayati
For Serambinews.com
Inisiator Forum Kolaborasi Masyarakat (FKM), Khalid Ashim SAk. 

"Memilih bukan hanya berdasarkan popularitas, rekam jejak, atau bahkan transaksional politik semata, tetapi harus berani membaca dan melihat  secara luas pada visi, misi, dan program kerja yang jelas, serta konkrit terhadap target capaiannya," papar Khalid.

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE -  Aroma Pilkada 2024 di Lhokseumawe semakin kental. Hiruk pikuk perbincangan tentang calon pemimpin baru mewarnai disetiap aktivitas keseharian masyarakat. 

Sehingga sejumlah nama pun mulai bermunculan dan digadang-gadang menjadi Bakal Calon Wali Kota Lhokseumawe ataupun Bakal Calon Wakil Wali Kota Lhokseumawe.

Nama-nama yang sekarang ini terus mencuat, ada yang dari politikus, pengusaha, profesional, hingga akademisi.

Namun, di tengah gejolak ini, muncul pertanyaan krusial, diantara nama-nama yang sekarang ini terus mencuat, siapa yang akan lebih mampu membawa perubahan bagi Kota Lhokseumawe.

Apalagi dengan kondisi Kota Lhokseumawe yang amat kompleks, seperti sektor ekonomi, kemiskinan, kesehatan stunting, pengangguran,  investasi, dan  pariwisata, pembinaan UMKM.

Termasuk hingga ke penanggulangan sampah dan pelayanan birokrasi.

Inisiator Forum Kolaborasi Masyarakat (FKM), Khalid Ashim SAk, Rabu (24/4/2025)  mencoba memaparkan beberapa fokus prioritas pekerjaan rumah ( PR) besar yang akan menanti para calon pemimpin kedepan.

"Seperti bagaimana meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat, mengurangi angka kemiskinan, memgatasi pengangguran, mendorong investasi dan pariwisata tumbuh dan berkembang,  membina UMKM yang berkelanjutan,  serta efektifitas pelayanan birokrasi, dan lainnya 

"Ini tentunya merupakan hal yang harus menjadi skala prioritas program unggulan nantinya," katanya.

Persoalan-persoalan ini juga menurut Khalid, bagaikan benang kusut yang telah mengakar lama di kota ini, sehingga dibutuhkan komitmen yang kuat, strategi tepat, dan eksekusi  yang cepat untuk mengurai dan menyelesaikannya.

Jadi di sinilah peran penting para pemilih.

Baca juga: ICMI Aceh Ajukan 10 Kriteria Calon Gebernur Aceh, Berdasarkan Islam Hingga Adat Budaya Aceh

Kecerdasan konstituen dalam memilih pemimpin yang tepat di momen sekarang menjadi kunci masa depan Lhokseumawe. 

"Memilih bukan hanya berdasarkan popularitas, rekam jejak, atau bahkan transaksional politik semata, tetapi harus berani membaca dan melihat  secara luas pada visi, misi, dan program kerja yang jelas, serta konkrit terhadap target capaiannya," papar Khalid.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved