Kesbangpol Aceh Gelar Dialog Kerukunan Milenial di Bireuen, Ini Topik yang Dibahas
pertemuan lintas agama merupakan bagian dari membangun kebersamaan. Para peserta mendengar berbagai masukan...
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Eddy Fitriadi
Laporan Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Aceh bersama Kesbangpol Bireuen Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Aceh, Rabu (8/5/2024) menggelar dialog kerukunan milinel di Bireuen.
Pertemuan yang berlangsung di salah satu kafe di depan Masjid Agung Sultan Jeumpa Bireuen dengan tema Harmoni Dalam Keberagaman dihadiri para pemuda milenial perwakilan lintas agama Bireuen.
Amatan Serambinews.com, para pemuda milenial berbagai kalangan berkisar 30 orang hadir mengikuti pertemuan dan dialog berbentuk Focus Group Discussion (FGD) yang juga hadir kalangan kampus sebagai pemateri.
Kepala Kesbangpol Aceh yang diwakili Surya Edy Rachman selaku Anaslis Kebijakan Ahli Muda, Kesbangpol Aceh
mengatakan, pertemuan lintas agama merupakan bagian dari membangun kebersamaan. Para peserta mendengar berbagai masukan, informasi dan juga dialog dua arah pemuda lintas agama, utamanya kalangan milenial.
Pertemuan ini untuk menyikapi hasil survei indeks toleransi atau harmonisasi turun turun sebagaimana dipublish LSM Setara beberapa waktu lalu.
Kegiatan ini juga merangkul, berdialog memperkecil berbagai persoalan apalagi dalam waktu dekat akan digelar Pilkada.
Ketua FKUB Aceh, H Abdul Hamid Zein SH MHum yang hadir selaku pemateri mengatakan, Kesbangpol salah satu lembaga pembina politik.
“FKUB Aceh mengucapkan terimakasih kepada teman-teman milenial lintas agama yang telah menyukseskan pileg kemarin dan semua berjalan aman,” ujarnya.
Ke depan akan ada Pilkada serentak di Aceh mengharapkan seluruh elemen masyarakat termasuk milenial yang muda-muda supaya bisa bersama-sama mengawal Pilkada yang akan datang.
Pertemuan milenial lintas agama kata Abdul Hamid Zein adalah perdana di Bireuen tahun ini. Dalam forum ini selain membangun kebersamaan, mereka juga bisa menyampaikan berbagai aspirasi- aspirasinya.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.