Berita Banda Aceh

Underpass Beurawe Sering Banjir

“Peremajaan pompa harus disegerakan dalam waktu dekat, arus lstrik yang kecil juga harus dikomunikasikan dengan PLN agar menambah daya.” IRWANSYAH

Editor: mufti
For Serambinews.com
Ketua Komisi III DPRK Banda Aceh, Irwansyah ST. 

“Peremajaan pompa harus disegerakan dalam waktu dekat, arus lstrik yang kecil juga harus dikomunikasikan dengan PLN agar menambah daya.” IRWANSYAH, Ketua Komisi III DPRK Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ketua Komisi III DPRK Banda Aceh, Irwansyah meminta Pemerintah Kota (Pemko) segera melakukan penanganan genangan air yang sering terjadi di underpass Beurawe.

Dikatakan, dalam dua minggu terakhir, underpass Beurawe sudah lebih dari tiga kali mengalami banjir. Kondisi itu memperburuh wajah Kota Banda Aceh.

“Jadi kita minta kepada Pemko Banda Aceh supaya segera menyelesaikan masalah ini. Jangan ditunggu tahun depan, karena tamu-tamu PON dan event lain akan banyak datang ke Banda Aceh,” ujar Politisi PKS ini.

Dijelaskan, dua minggu lalu, saat terjadi genangan di underpass tersebut, Komisi III DPRK Banda Aceh sudah turun ke lokasi. Pihak PUPR pun sudah mengambil tindakan dengan mengangkat sendimentasi dari penampungan airnya. Namun penanganan itu tidak bertahan lama, beberapa hari kemudian underpass kembali tergenang.

Irwansyah menguraikan, ada tiga permasalahan yang menyebabkan underpass itu tergenang. Pertama sendimentasi semakin menebal di dalam tandon. Kemudian kinerja pompa yang kini mula terganggu, hal itu seiring bertambahnya usia dan arus listrik yang tidak stabil. Terakhir, ada pipa pembuangan air ke sungai yang sumbat.

Oleh karena itu, katanya, ketiga persoalan underpass itu harus segera diselesaikan oleh Pemko Banda Aceh. Peremajaan pompa menjadi sangat mendesak, karena mesin yang bekerja secara terus-menerus 24 jam itu tidak mampu lagi berkerja maksimal.

“Peremajaan pompa harus disegerakan dalam waktu dekat, arus lstrik yang kecil juga harus dikomunikasikan dengan PLN agar menambah daya, jangan sampai hal kecil ini tidak jadi perhatian, karena dampaknya besar,” ujar Irwansyah.

Menurutnya, underpass yang merupakan pemberian pemerintah pusat dari APBN. Sehingga jika ada proyek APBN tiak terawat dengan baik, tentu akan menganggu pengajuan proyek APBN lainnya. “Intinya, jangan sampai tamu-tamu yang datang ke Banda Aceh melihat kondisi seperti ini, akan sangat malu kita, apalagi saat PON nanti sangat ramai yang berkunjung ke sini,” tutup Irwansyah.(mun)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved