Sabtu, 2 Mei 2026

VIDEO

VIDEO Hamas Akan Pertahankan Rafah Hingga Akhir, Ingin Jadi Kuburan Israel

Hamas akan mempertahankan garis perlawanannya di kota tersebut hingga menjadi kuburan bagi tentara zionis

Tayang:
Editor: T Nasharul

SERAMBINEWS.COM - Israel dilaporkan sudah memulai operasi perluasan invasi militer ke Rafah, Gaza Selatan pada Sabtu (11/5/2024).

Selain Gaza Selatan, Pasukan Israel (IDF) menyatakan akan melakukan operasi kembali ke Gaza Utara, khususnya ke Kamp Jabalia untuk memblok Hamas membangun ulang pasukan di wilayah tersebut.

Dalam pengumuman perintah evakuasi ke warga sipil Palestina di dua wilayah Gaza tersebut, IDF menyatakan akan mengerahkan 'kekuatan besar' pasukan dalam operasi militernya.

Satu di antara kekuatan besar itu rupanya menyertakan pasukan buldozer saat tentara IDF mulai menyerbu daerah Al-Farahin, sebelah timur Abasan Al-Kabira, di Khan Yunis, Gaza Selatan, pada Sabtu pagi.

Baca juga: AS Tawarkan Intelijen untuk Tangkap Pemimpin Hamas Asal Israel Mau Hentikan Operasi Militer di Rafah

Pengerahan buldozer dalam sebuah operasi pembongkaran besar-besaran menyiratkan strategi perang untuk menjadikan wilayah tersebut sebagai wilayah perlindungan pasukannya saat menggempur total Rafah.

Seiring rencana IDF melancarkan operasi militer skala besar di Rafah, surat kabar Israel Yedioth Ahronoth melaporkan, mengutip sumber-sumber di tentara Israel, kalau gerakan Hamas akan mempertahankan garis perlawanannya di kota tersebut hingga menjadi kuburan bagi tentara zionis.

Ini artinya, Rafah akan menjadi medan perang yang sangat berbahaya bagi jutaan pengungsi yang masih terperangkap di kota tersebut.


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul IDF Bawa Pasukan Buldozer ke Khan Yunis, Qassam Bertahan Mati-matian di Rafah, Hamas: Kuburan Israel, 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved