Berita Aceh Tenggara
Kebakaran Landa Lawe Petanduk
“Beberapa surat berharga milik korban, seperti ijazah, SK, dan sertifikat tanah serta harta benda lainnya ikut dimangsa api.” R DONI SUMARSONO
“Beberapa surat berharga milik korban, seperti ijazah, SK, dan sertifikat tanah serta harta benda lainnya ikut dimangsa api.” R DONI SUMARSONO, Kapolres Aceh Tenggara
SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Sebanyak tujuh rumah di Desa Lawe Petanduk, Kecamatan Semadam, Aceh Tenggara, terbakar, Sabtu (11/5/2024) sekira pukul 20.40 WIB. Meski tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun sejumlah harta benda milik para korban ikut dilalap api.
Belum diketahui penyebab kebakaran yang terjadi pada malam hari itu. Pihak Kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan terkasus tersebut, termasuk sumber kebakaran.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tenggara, Nazmi Desky SKM MAP, mengatakan, tujuh rumah yang terbakar di Desa Lawe Petanduk, satu mengalami rusak berat dan sisanya rusak ringan.
Dikatakan, untuk memadamkan api yang membakar tujuh rumah tersebut, pihaknya menerjunkan enam unit armada pemadam kebakaran (Damkar) dan satu armada suplai air ke lokasi kejadian untuk membantu proses pemadaman. “Dengan mengerahkan segenap kemampuan, petugas berhasil memadamkan kobaran api dalam waktu 50 menit atau pada pukul 21.31 WIB,” jelas Nazmi.
Sementara itu, Kapolres Aceh Tenggara, AKBP R Doni Sumarsono SIK MH, mengatakan, kebakaran itu diduga dimulai dari rumah korban yakni Mariamin br Simatupang yang menjalar ke rumah korban lain, Evi Simatupang. Di mana pada saat kejadian kebakaran, korban sedang tidak ada di rumah, karena membawa anak sekolah liburan ke Berastagi, Sumatera Utara.
Kebakaran itu diduga akibat Mariamin br Simatupang memasak air dengan menggunakan kayu bakar. “Diduga akibat korban lalai, sehingga api membesar dan luput dari pengawasan yang mengakibatkan kebakaran,” kata Kapolres.
Selain membakar rumah, dalam peristiwa itu sejumlah barang-barang berharga milik Mariamin, seperti tiga unit sepeda motor ikut dilalap si jago merah. “Tiga sepeda motor yang terbakar terdiri dari satu unit Honda Vario, satu Honda Beat dan satu Supra Fit. Selain itu, beberapa surat berharga milik korban, seperti ijazah, SK, dan sertifikat tanah serta harta benda lainnya ikut dimangsa api,” tandas AKBP R Doni Sumarsono.(as)
| GeRAK Aceh Desak Polda Usut Pajak Tambang Galian C di Aceh Tenggara |
|
|---|
| Orasi Ilmiah di STKIP Kutacane, Prof Syamsul Rijal: Kampus Bukan Sekadar Pabrik Ijazah |
|
|---|
| Kisah Brigpol Yusra, Polwan Aceh Tenggara yang Mengabdi sebagai Guru Ngaji dan Relawan Bencana |
|
|---|
| GMPB Demo ke Kantor Bupati Aceh Tenggara, Desak Audit Anggaran Bencana |
|
|---|
| GMPB Demo di Agara, Minta Tim Dittipidsiber Bareskrim Polri Berantas Akun Fake Donokasino Dono Dono |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Kapolres-Aceh-Tenggara-AKBP-Raden-Doni-Sumarsono-SIK-MH_.jpg)