Jumat, 8 Mei 2026

Berita Aceh Tenggara

Kisah Brigpol Yusra, Polwan Aceh Tenggara yang Mengabdi sebagai Guru Ngaji dan Relawan Bencana

Ia mengaku tergerak setelah melihat banyak anak di desanya tidak bisa mengaji karena keterbatasan ekonomi.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
Tribunnews.com/Istimewa
POLWAN NGAJAR NGAJI - Brigpol Yusra Sempurna menjadi guru ngaji di sebuah balai sederhana yang terbuat dari kayu di Desa Batumbulan, Kecamatan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh. Kegiatan itu dilakukan selepas Magrib di sela-sela tugasnya sebagai seorang Polwan. 

SERAMBINEWS.COM, KUTACANE  – Di balik seragam dinas Kepolisian Republik Indonesia yang dikenakannya, Brigadir Polisi (Brigpol) Yusra Sempurna menyimpan kisah pengabdian yang menyentuh.

Polisi Wanita (Polwan) yang bertugas di Polsek Badar, Kabupaten Aceh Tenggara, ini secara sukarela mengajar mengaji anak-anak desa sekaligus aktif membantu korban bencana banjir bandang dan tanah longsor.

Setiap malam, selepas salat Magrib hingga Isya, Yusra mengajar mengaji di sebuah balai kayu sederhana berukuran sekitar 3x5 meter di Desa Batumbulan, Kecamatan Babussalam.

Balai tersebut dibangun oleh ayahnya demi kenyamanan anak-anak yang belajar membaca Al-Qur’an.

“Saya mulai mengajar ngaji sejak 2018. Dulu hampir setiap hari, sekarang karena tugas dan anak, saya mengajar tiga kali seminggu,” kata Yusra saat diwawancarai, Kamis (15/12/2025).

Tanpa memungut biaya, Yusra mengajarkan Iqra’ dan Al-Qur’an kepada sekitar delapan hingga sepuluh anak.

Ia mengaku tergerak setelah melihat banyak anak di desanya tidak bisa mengaji karena keterbatasan ekonomi.

“Karena ada sedikit ilmu, saya ingin berbagi. Banyak anak yang orang tuanya tidak mampu membayar guru ngaji,” ujarnya.

Baca juga: Ruas Jalan Gayo Lues–Aceh Tenggara Terdampak Longsor, Kementerian PU Targetkan Normal 7 Januari

Dukungan Keluarga dan Latar Belakang Pendidik

Yusra merupakan lulusan Sarjana Hukum Universitas Pembangunan Panca Budi Medan.

Semangat mengajarnya tak lepas dari latar belakang keluarga pendidik.

Suaminya adalah dosen, sementara orang tua dan beberapa saudara kandungnya juga berprofesi sebagai guru.

“Dukungan keluarga dan pimpinan membuat saya semakin semangat,” katanya.

Sebagai Bhabinkamtibmas, Yusra bertugas di tiga desa di Kecamatan Badar. Meski berstatus sebagai ibu dari tiga anak, ia tetap menjalankan tugas kepolisian dengan penuh tanggung jawab.

“Sebagai polisi, kami harus siap 24 jam. Jika masyarakat membutuhkan, saya harus hadir,” tegasnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved