Kamis, 16 April 2026

Luar Negeri

Pasukan Junta Myanmar Bantai 33 Warga Desa, Saksi: Korban Dibariskan dan Ditembak Mati

Pasukan junta Myanmar dilaporkan membantai warga desa di Wilayah Sagaing, tengah Myanmar pada akhir pekan lalu.

Editor: Faisal Zamzami
PDF via AP
Dalam foto yang disediakan pemberontak People Defense Force (PDF) Myanmar ini, sebuah truk mengangkut mayat-mayat yang diduga dibantai pasukan junta Myanmar untuk dikuburkan di luar Desa Let Htoke Taw, Wilayah Sagaing, 11 Mei 2024. 

SERAMBINEWS.COM, NAYPYIDAW - Pasukan junta Myanmar dilaporkan membantai warga desa di Wilayah Sagaing, tengah Myanmar pada akhir pekan lalu.

Pembantaian ini dilaporkan terjadi di Desa Let Htoke Taw pada Sabtu (11/5/2024) pagi waktu setempat.

Seorang pejabat setempat yang loyal kepada National Unity Government (NUG), musuh junta dalam perang saudara Myanmar, menyebut sebanyak 33 orang tewas dalam pembantaian ini, termasuk tiga anak 17 tahun dan dua lansia.

Pejabat itu berbicara secara anonim kepada Associated Press karena khawatir dengan keselamatannya.

Menurut keterangannya, setidaknya 11 warga desa lain terluka dalam serangan ini.

Desa Let Htoke Taw disebutnya didatangai 100-200 tentara dan milisi pro-junta.

Pasukan junta mencari-cari anggota People Defense Force (PDF), sayap bersenjata NUG.

 
Seorang warga desa yang mengaku selamat dari pembantaian ini menyebut pasukan junta mengeksekusi warga desa di luar sebuah biara.

Sekitar 100 warga desa mengungsi ke biara itu usai ratusan tentara datang. Namun, tentara kemudian memasuki biara dan menahan para warga.

Ia mengaku digiring ke luar oleh tentara bersama lebih dari 30 laki-laki.

Tentara membariskan warga desa dalam tiga barisan, menanyai mereka tentang tempat persembunyian pemimpin pemberontak setempat.

Warga desa tersebut mengaku para korban dipukuli.

Saat warga yang dibariskan mengaku tidak tahu-menahu soal keberadaan pemberontak, mereka ditembaki.

Baca juga: Gempur Zona Pertempuran, 25 Warga Sipil Rohingya Tewas dalam Serangan Brutal Militer Myanmar

Awalnya, tentara menembaki warga satu demi satu.

Namun, kemudian mereka memberondong warga yang telah dibariskan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved