Info Haji

Antisipasi Basi, JCH Diimbau Jangan Lewati Jadwal Makan, 3 Kali Sehari, Selera Masakan Nusantara

Menurut Khalidin Umar Barat dari data yang diterima secara keseluruhan, selama di Madinah jamaah mendapat makan 27 kali maksimal dan 84 kali di Makkah

Penulis: Khalidin | Editor: Mursal Ismail
(SERAMBINEWS.COM/KHALIDIN MCH2024)
Jamaah haji Indonesia asal Kebumen, Jawa Tengah, Nur Hamid tampak sedang makan malam bersama ibunda tercinta bernama Alviya Selasa (21/5/2024) di Madinah, Arab Saudi. 

Menurut Khalidin Umar Barat dari data yang diterima secara keseluruhan, selama di Madinah jamaah mendapat makan 27 kali maksimal dan 84 kali di Makkah

Laporan Khalidin Umar Barat | Arab Saudi

SERAMBINEWS.COM, MAKKAH – Pemerintah Indonesia terus memaksimalkan pelayanan terhadap para jamaah haji untuk seluruh layanan dengan memberikan sejumlah fasilitas.

Wartawan Serambi Indonesia Khalidin Umar Barat selaku anggota Media Center Haji (MCH) 2024 di Arab Saudi Rabu  (22/5/2024)  mengatakan salah satu fasilitas layanan yang diberikan kepada para jamaah haji Indonesia tahun 2024 adalah mendapat makan tiga kali sehari selama berada di Arab Saudi.

Menurut Khalidin Umar Barat dari data yang diterima secara keseluruhan, selama di Madinah jamaah mendapat makan 27 kali maksimal dan 84 kali di Makkah

Selanjutnya  selama berada di Armuzna, jamaah mendapatkan 15 kali makan ditambah satu snack berat untuk di Mudzalifah.

Untuk menangani konsumsi ini ada 57 dapur di Makkah dan 21 dapur di Madinah yang menyediakan katering bagi jamaah haji Indonesia.

Untuk menghadirkan cita rasa Nusantara, terang Widi, bumbu yang digunakan berasal dari produk bumbu Indonesia. Tahun ini sudah lebih 70 ton bumbu yang didatangkan dari Indonesia, total kebutuhan lebih dari 200 ton. 

Namun agar tidak terjadi persoalan dalam hal konsumsi seperti basi atau lainnya, para jamaah diimbau untuk tidak melawati jadwal makan yang sudah ditentukan oleh tim konsumsi.

Baca juga: Ini Pintu Romantis 338, Tempat Pertemuan Pasangan Suami Istri Usai Shalat di Masjid Nabawi Madinah

Hal itu disampaikan Kasie Konsumsi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Makkah, Beny Darmawan.

Menurut Beny selama di Makkah, para jamaah akan mendapat makan 84 kali dengan masa tinggal 28 hari. Jamaah jangan khawatir kekurangan makanan.

"Tahun ini jamaah haji mendapat full makan, jamaah yang masih di Tanah Air tidak usah lagi membawa makanan kayak beras dan lainnya," kata Beny di kantor Daker Makkah, Rabu (22/5/2024).

Beny mengatakan proses distribusi makanan sudah dimulai sejak pukul 5-8 pagi. Kemudian siang pada pukul 12.00 hingga pukul 14.00 dan distribusi makan malam pukul 17.00 hingga 19.00 Waktu Arab Saudi (WAS).

"Dua jam setelah didistribusikan (harus dimakan). (Lewat 2 jam) masa kadaluwarsa, jangan dikonsumsi lagi. Makan pagi (batas waktu konsumsi) sampai jam 10, siang sampai jam 4, malam sampai jam 10 malam," jelasnya.

Para jamaah, kata Beny, harus memastikan makan sesuai jadwal. Jangan sampai konsumsi pagi baru dimakan siang, konsumsi siang baru dimakan malam.

Baca juga: Jamaah Haji Indonesia Dapat Makan hingga 126 Kali Selama di Tanah Suci? Simak Penjelasan Kemenag

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved