Info Haji

JCH dari Pidie Meninggal sebelum Masuk Embarkasi

Seorang Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kembang Tanjong, Kabupaten Pidie, Hamamah binti Tahir Abdussalam, meninggal dunia di rumah sakit Banda Aceh

Editor: mufti
FOR SERAMBINEWS.COM
FOTO BEBERAPA WAKTU YANG LALU -- Pj Bupati Pidie, Wahyudi Adisiswanto, bersalaman dengan JCH Pidie di Masjid Agung Alfalah Sigli, Jumat (17/5/2024) 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Seorang Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kembang Tanjong, Kabupaten Pidie, Hamamah binti Tahir Abdussalam, meninggal dunia di rumah sakit Banda Aceh menjelang masuk ke Asrama Haji Embarkasi Aceh, Sabtu (1/6/2024). Anak Hamamah, Hamidah memilih menunda berangkat.

“Total jamaah yang akan berangkat ke Arab Saudi untuk Kloter 4 sebanyak 392 orang. Satu orang meninggal dunia sebelum masuk asrama," kata Ketua Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh, Drs H Azhari MSi, sebagaimana dikutip Serambi dari website Kemenag Aceh, Sabtu (1/5/2024).

Azhari menjelaskan, ada dua orang yang tidak jadi berangkat dari Kloter 4. Untuk menggantikan Hamamah yang meninggal dunia, ada satu orang dari Kloter 8 yang dimutasi ke Kloter 4, sehingga totalnya 392 orang. “Almarhum Hamamah binti Tahir Abdussalam manifes 381, dan pendamping Hamidah binti Taib manifes 382. Dalam kloter ini, satu mutasi masuk Halimah binti Abdullah Muhammad Amin manifest 382 dari Kloter 8,” sebutnya.

Sementara jumlah jamaah risiko lansia dalam Kloter 4 sebanyak 116 orang dan lansia risiko tinggi 23 orang. Para jamaah take off menuju Arab Saudi tadi malam sekitar pukul 21.20 WIB. "Setiba di sana mereka akan menempati pemondokan di Makkah di Hotel Loulouat Al Mashaer di Maktab 10, wilayah Misfalah," jelas Azhari.

Kepala Kankemenag Aceh ini juga menyebutkan, jamaah termuda dalam Kloter 4 adalah Muhammad Al Faizin (19) dan tertua Sabi M (93). Sementara jumlah jamaah laki-laki berjumlah 148 orang dan perempuan 244 orang. Sedangkan jumlah jamaah asal Aceh yang sudah tiba di Arab Saudi sebanyak 1.179 orang, termasuk petugas kloter, yaitu laki-laki 450 orang dan perempuan 729 orang.

Makanan Lansia

Terkait jamaah lansia, Kementerian Agama (Kemenag) RI memastikan bahwa mereka akan mendapatkan jatah makanan yang sesuai dengan kebutuhannya. Petugas Media Center Haji (MCH) Kemenag RI, Widi Dwinanda dalam konferensi pers penyelenggaraan ibadah haji, yang diikuti secara daring di Jakarta, Sabtu (1/6/2024), mengatakan, menu makan lansia dimasak dan disajikan secara khusus setiap dapur katering.

"Selain tekstur nasi yang lebih lembut mirip bubur, rasa masakan juga tidak pedas. Buah-buahan yang disajikan pun disesuaikan agar lansia lebih mudah mengonsumsinya," katanya.

Seluruh jamaah calon haji lansia dapat memperoleh menu khusus tersebut dengan cara melapor kepada ketua kelompok terbang (kloter) masing-masing, demi memastikan para jamaah lansia mendapatkan nutrisi yang sesuai dengan kebutuhannya. "Data tersebut dilaporkan pada kesempatan pertama setelah mereka tiba di hotel di Makkah kepada petugas pengawas katering yang ada di setiap sektor pemondokan jamaah," lanjutnya.

Widi mengaku sudah meminta setiap dapur katering untuk menyiapkan menu lansia sesuai dengan kebutuhan yang diajukan. Jumlah menu lansia, sambungnya, bahkan memungkinkan hingga 20 persen dari total jamaah dalam satu kloter."Penyediaan menu khusus lansia ini merupakan komitmen pemerintah agar jemaah haji lansia dapat menjalankan ibadah dengan lebih nyaman dan tenang," ungkapnya.

Widi memastikan bahwa selama di Tanah Suci, jamaah calon haji Indonesia mendapat makan sebanyak tiga kali sehari, yaitu makan pagi, siang dan malam, yang disuplai oleh 57 dapur di Makkah dan 21 dapur di Madinah.

Diketahui, Pemerintah masih menerapkan jargon haji ramah lansia pada musim haji tahun 2024 ini. Tercatat ada 44.795 jamaah calon haji dengan usia 65 tahun ke atas atau hampir 21 persen dari total kuota jamaah haji reguler, yaitu 213.320 orang.(yos/ant)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved