Video

VIDEO Netanyahu APES! Bakal Digulingkan Menterinya Sendiri Jika Setujui Proposal Gencatan Senjata

Ia mengancam bahwa pihaknya akan membubarkan pemerintahan, jika Netanyahu menyetujui perjanjian pertukaran sandera itu.

Editor: Teuku Fauzan

SERAMBINEWS.COM - Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben Gvir, memberi ancaman keras terhadap Perdana Menterinya, Benjamin Netanyahu.

Ancaman tersebut terkait pernyataan juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih yang mengutarakan mengenai pengaturan pertukaran tahanan dengan Hamas.

Ben Gvir mengunggah video di akun platform X miliknya pada hari Minggu (2/6/2024).

Ia mengancam bahwa pihaknya akan membubarkan pemerintahan, jika Netanyahu menyetujui perjanjian pertukaran sandera itu.

Mengutip Serambinews, Selasa (4/6/202), Ben Gvir menyebut, pengaturan pertukaran tahanan Amerika merupakan hal ceroboh dan dianggap mengabaikan penghancuran yang dilakukan Hamas.

Dalam wawancara dengan ABC News, John Kirby mengatakan Washington mengharapkan Israel menerima tawaran Biden jika Hamas menyetujuinya.

Baca juga: VIDEO Iron Dome Jebol Kesekian Kalinya, Drone Hizbullah BAKAR Nahariya, Galilea Israel Barat

CBS News menerima konfirmasi dari seorang pejabat Israel bahwa Netanyahu dan Kabinet Keamanan telah menyetujui gagasan tersebut.

Rencana gencatan senjata Biden di Gaza sebelumnya didukung oleh gerakan Palestina.

Ahli strategi politik Netanyahu, Ofir Falk, hari ini mengakui bahwa proposal tersebut tidak sempurna dan memerlukan kejelasan.

Namun, dia mengatakan pihaknya mungkin akan membebaskan semua tawanan Israel di Gaza sejak 7 Oktober lalu.

Proposal tiga tahap Biden bertujuan untuk mencapai gencatan senjata di Gaza secara bertahap, membebaskan semua tahanan dengan imbalan ratusan tawanan Palestina, mengeluarkan tentara Israel dari Jalur Gaza dan mulai membangun kembali Gaza.(*)

Host: Siti Masyithah

Baca juga: VIDEO Seratusan Yahudi Ultra Ortodox Demo Tolak Wajib Militer Israel, OGAH Dikirim Perang ke Gaza

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved