Info Haji

Karom JCH Persis Puji Pelayanan Petugas Haji Indonesia Arab Saudi Tahun Ini, Begini Penilaiannya

Pengalamannya terhadap peranan dan layanan yang diberikan oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dirasakan sangat membantu para jemaah haji, te

Penulis: Khalidin | Editor: Mursal Ismail
SERAMBINEWS.COM/MCH 2024
Ketua Rombongan Jemaah Haji KBIHU Persatuan Islam (Persis) Jakarta, Ustaz Agus Mulyana 

Pengalamannya terhadap peranan dan layanan yang diberikan oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji atau PPIH dirasakan sangat membantu para jemaah haji, terutama yang lansia.   

Laporan Khalidin Umar Barat dari Arab Saudi

SERAMBINEWS.COM, MAKKAH - Ketua Rombongan Jemaah Haji KBIHU Persatuan Islam (Persis) Jakarta, Ustaz Agus Mulyana, memuji peran para petugas haji Arab Saudi dalam melayani para jamaah selama di Tanah Suci.

Ustaz Agus  yang tergabung dalam Kloter 50 JKG menyampaikan hal tersebut kepada Jurnalis Serambi Indonesia/Tribun Network, Khalidin selaku Tim Media Center Haji (MCH) Arab Saudi 2024, Sabtu (8/6/2024) di Makkah.

Ustaz Agus sendiri memiliki pengalaman berharga ketika berhaji pada tahun 1445 H.  

Pengalamannya terhadap peranan dan layanan yang diberikan oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji atau PPIH dirasakan sangat membantu para jemaah haji, terutama yang lansia.   

Ustaz Agus menjelaskan, pelayanan yang ditunjukkan petugas PPIH membuat jemaah haji merasa berhutang budi. 

“Saya bandingkan dengan pengalamannya pada saat menunaikan ibadah haji pada 2005 dan 2015,” kata Ustaz Agus saat ditemu di Hotel Nomor 305 Al A’la, Makkah.

Baca juga: Ini Imbauan Sekum Persis Soal Barang Bawaan dan yang Harus Dilakukan JCH Saat Puncak Haji di Armuzna

Ia mengaku sangat puas atas pelayanan yang diberikan petugas PPIH

"Responsnya luar biasa. Saya memperhatikan para petugas haji itu luar biasa dibandingkan tahun sebelumnya ketika saya berhaji,” tambah dia. 

Selain dari segi pelayanan, ia menilai, dari segi komunikasi dengan jemaah, juga lebih bagus.

Begitu juga dalam soal makanan, alhamdulillah, makanan tahun ini sangat enak.

“Saya rasa makanan pada musim haji tahun ini rasa dan kualitasnya lebih bagus dibandingkan sebelumnya saat saya pergi haji. Menunya kata dia lebih bervariasi,” ungkap Ustaz Agus.

Dulu menunya sama, ayam lagi - ayam lagi dan ukurannya besar tapi tidak ada rasanya.  

Baca juga: Jamaah Calon Haji Lansia akan Disafariwukufkan, PPIH Tetapkan Kriteria

“Sekarang lebih bervarias," ujarnya.

Ustaz Agus pun sangat bersyukur, karana berangkat haji tahun ini sangat di luar nalar.

Karena hadirnya dia di Makkah pada musim haji tahun ini di luar nalar. Pasalnya dia tidak mendaftar dan tidak punya porsi haji pula. 

Agus mengaku beruntung bisa berangkat haji tahun ini berkat regulasi Kementerian Agama UU No 8 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah yang menetapkan jika Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) tidak punya pembimbing bisa mengajukan satu pembimbing jika kuota jemaahnya minimal 135 orang. 

"Alhamdulillah saya salah satu pembimbing yang direkomendasikan oleh pimpinan KBIHU Pimpinan Wilayah Persatuan Islam DKI Jakarta. Alhamdilillah dengan izin itu saya sudah hadir di sini," tambah Ustaz Agus.

Sementara seorang jemaah lansia usia 84 tahun yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan, ia memiliki hutang budi terhadap petugas haji.

Pasalnya, setibanya di Jeddah, sampai tiba di hotel tempat dia menginap, ia selalu mendapatkan perhatian khusus dari petugas haji. 

Baca juga: Kemenag Siapkan Empat City Bus per Maktab, Layani Jemaah Haji Mabit di Muzdalifah Secara Murur

"Para petugas haji memperlakukan saya dengan penuh kasih saying," ujarnya. 

Terkait makanan, ia juga bersyukur, semua makanan sangat enak.

"Selama ini makanannya enak dan selalu dalam keadaan hangat ketika diterima," pungkasnya. (*)

 

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved