Berita Bireuen

Mulut Kuala Krueng Juli Timu Bireuen Dangkal, Warga Minta Pemerintah Bangun Jetty

Petani tambak dan masyarakat mengharapkan pemerintah untuk melakukan normalisasi mulut kuala dan membangun jetty di mulut kuala.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Saifullah
For Serambinews.com
Mulut kuala di Krueng Juli Timu, Kuala, Bireuen sudah lama dangkal tertutup pasir dan sampah. 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Mulut kuala di Krueng Juli Timu yang berbatasan dengan Krueng Juli Barat, Kuala, Bireuen sudah lama dangkal tertutup pasir dan sampah.

Dampaknya air untuk 20 hektare tambak di kawasan tersebut terganggu. 

“Kondisi mulut kuala tertutup semua dengan hempasan pasir laut dan juga sampah, petambak terpaksa menggunakan pompa untuk memompa air laut ke tambak,” ujar Srikumar selaku Kepala Desa Krueng Juli Timu kepada Serambinews.com, Minggu (9/6/2024).

Dijelaskan dia, petambak terpaksa memompa air laut melalui mesin karena tidak bisa diambil secara langsung lantaran mulut kuala tertutup pasir.

Disebutkan, ada 20 hektare tambak budidaya udang windu di kawasan itu.

Namun usaha tambak terganggu karena sumber air sulit diperoleh dan biaya operasional mahal karena menggunakan mesin.

Penyebab mulut kuala dangkal utamanya hempasan pasir laut sehingga mulut kuala tertutup pasir dan saat ini area mulut kuala semakin kecil mengakibatkan aliran air tidak lancar. 

Petani tambak dan masyarakat mengharapkan pemerintah untuk melakukan normalisasi mulut kuala dan membangun jetty di mulut kuala.

Dengan adanya jetty, mulut kuala diyakini akan normal kembali dan usaha tambak juga hidup kembali. 

Selain itu, sampah dari Kota Bireuen juga tidak menutup saluran. 

Kondisi saat ini, katanya, banyak tambak yang dibiarkan begitu saja karena susah
sumber air.

“Banyak tambak yang dibiarkan kosong karena sumber air susah diambil,” papar dia.

“Kami mengharapkan pemerintah untuk membantu masyarakat dengan normalisasi saluran dan membangun jetty,” ujarnya.(*)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved