Viral Medsos

Sekelompok Pemuda di Kediri Keroyok Pasutri, Suami Teriak Histeris: Istriku sedang Hamil

Sekelompok pemuda keroyok pasangan suami istri (Pasutri) di Kediri, Jawa Timur. Sang suami sampai berteriak histeris kalau istrinya sedang hamil.

Penulis: Sara Masroni | Editor: Amirullah
Kolase Serambinews via Instagram @fakta.suroboyo
Sekelompok pemuda keroyok pasangan suami istri (Pasutri) di Kediri, Jawa Timur. Sang suami sampai berteriak histeris kalau istrinya sedang hamil. 

SERAMBINEWS.COM - Sekelompok pemuda keroyok pasangan suami istri (Pasutri) di Kediri, Jawa Timur. Sang suami sampai berteriak histeris kalau istrinya sedang hamil.

Dalam video viral yang beredar di media soal, segerombolan pemuda menarik pasutri tersebut secara paksa saat sedang berada di atas motor.

Tampak terjadi keributan dan suara knalpot yang meraung-raung, sambil sang suami berteriak.

"Bojoku meteng, bojoku meteng woy (istriku hamil)," ucap sang suami sambil ditarik dikutip dari Instagram @fakta.suroboyo, Senin (1/7/2024).

Belakangan diketahui korban berinisial AK (21) dan istrinya PT (22), pasutri ini berasal dari Kelurahan Campurejo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.

Meski demikian, sang istri ternyata tidak sedang hamil, hanya sekadar teriakan agar sekelompok pemuda tersebut tidak menyerang wanita tersebut.

Baca juga: Amarah Massa Meledak usai Turunkan Batas Usia Wajib Militer Israel, Huru-hara di Mana-mana 

Baca juga: Sudah Juli, CPNS 2024 Segera Dibuka! Ini Syarat, Dokumen yang Dibutuhkan hingga Contoh Soal SKD

Polres Kediri Kota Beri Keterangan

Sementara Polres Kediri membenarkan kejadian pengeroyokan tersebut.

Hal itu sebagaimana disampaikan Kasatreskrim Polres Kediri Kota, Iptu M Fatur Rozikin saat dikonfirmasi awal media, Senin (1/7/2024).

"Saat kasusnya sedang dalam penyelidikan," jelas Iptu Fatur dikutip dari Tribun Kediri, Senin sore.

Kasatreskrim Polres Kediri Kota itu menjelaskan, peristiwa pengeroyokan terjadi di kawasan Jalan GOR Jayabaya Kelurahan Bandar Kidul, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Sabtu (29/6/2024) pukul 21.30 WIB malam.

Kasus penganiayaan yang sama juga terjadi di daerah Mojo, Kabupaten Kediri. Muncul dugaan kedua kasus dilakukan oleh gerombolan yang sama.

Baca juga: Dubes Iran untuk PBB Ancam Perang Hancurkan Israel Jika Berani Serang Lebanon

Kronologi Kejadian

Informasi yang dihimpun awak media, kronologi kasus pengeroyokan bermula ketika korban berinisial pulang dari Kawasan Monumen SLG Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri.

Pasutri ini pulang menggunakan sepeda motor.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved