Jumat, 17 April 2026

Konflik Palestina vs Israel

Komandan Peleton Israel Tewas di Gaza Palestina, IDF: Total 324 Militer Mati

Komandan Peleton Israel di Batalyon Rotem Brigade Givati dari Herzliya, Kapten Roy Miller tewas di Jalur Gaza bagian utara, Palestina, Rabu (3/7/2024)

Penulis: Sara Masroni | Editor: Amirullah
Dok Times of Israel
Komandan Peleton Israel di Batalyon Rotem Brigade Givati dari Herzliya, Kapten Roy Miller (21) tewas di Jalur Gaza bagian utara, Palestina, Rabu (3/7/2024). 

SERAMBINEWS.COM - Komandan Peleton Israel di Batalyon Rotem Brigade Givati dari Herzliya, Kapten Roy Miller (21) tewas di Jalur Gaza bagian utara, Palestina, Rabu (3/7/2024).

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengumumkan tewasnya seorang prajurit kemarin dalam pertempuran sebagaimana melansir Times of Israel, Kamis pagi.

"Kematiannya menambah jumlah korban Israel dalam serangan darat terhadap Hamas di Gaza dan dalam operasi militer di sepanjang perbatasan dengan Jalur Gaza menjadi 324," kata IDF.

"Perwira lain dan seorang prajurit dari Batalyon Rotem terluka parah dalam insiden yang sama," militer Israel menambahkan.

Baca juga: New York Times Bongkar Kelemahan Militer Israel: Kehabisan Amunisi, IDF Krisis SDM

Baca juga: Perjalanan Hidup Hasyim Asyari: Pernah Mondok di Pesantren, Jadi Ketua KPU hingga Dipecat DKPP

New York Times: Militer Israel Kehabisan Amunisi hingga Krisis SDM

Sementara diberitakan sebelumnya, media ternama di Amerika Serikat (AS), The New York Times membongkar kelemahan militer Israel.

Dalam laporannya menyebutkan kalau penjajah Israel itu mulai kehabisan amunisi.

Pejabat keamanan Israel yang dikutip New York Times dalam laporannya juga menguraikan krisis sumber daya manusia yang dihadapi IDF.

Surat kabar tersebut mengutip empat pejabat militer mengatakan, semakin sedikit prajurit cadangan yang melapor untuk bertugas karena perang di Gaza terus berlanjut.

Lima perwira juga mengatakan, para perwira semakin tidak percaya kepada komandan mereka setelah kegagalan tentara pada tanggal 7 Oktober lalu.

“Lima pejabat dan perwira disebutkan mengatakan Israel kehabisan amunisi,” tulis New York Times dilansir Times of Israel pada Rabu (3/7/2024).

 

 

Beberapa menambahkan, IDF kekurangan suku cadang untuk kendaraan militer, termasuk tank dan buldoser.

Dua perwira mengatakan bahwa karena kekurangan amunisi, tank Israel di Gaza tidak terisi penuh.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved