Minggu, 26 April 2026

Konflik Palestina vs Israel

Komandan senior Hizbullah Syahid, Israel Bersiap Hadapi Gempuran Total dari Lebanon

Komandan senior Hizbullah, Muhammad Nimah Nasser syahid di medan perang akibat serangan udara Israel ke Lebanon bagian selatan, Rabu (3/7/2024).

Penulis: Sara Masroni | Editor: Amirullah
Dok Hizbullah
Komandan senior Hizbullah, Muhammad Nimah Nasser alias Abu Nimah syahid di medan perang akibat serangan udara Israel ke Lebanon bagian selatan, Rabu (3/7/2024). 

SERAMBINEWS.COM - Komandan senior Hizbullah, Muhammad Nimah Nasser syahid di medan perang akibat serangan udara Israel ke Lebanon bagian selatan, Rabu (3/7/2024).

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) kini bersiap menghadapi gempuran total dari Lebanon sebagai balasan amarah akibat tumbangnya sang komandan senior kelompok pejuang Islam itu.

Dilansir dari Times of Israel pada Kamis siang, Nasser merupakan salah satu pejabat tertinggi dalam kelompok pejuang Islam tersebut yang syahid dalam pertempuran selama sembilan bulan di sepanjang perbatasan.

Hizbullah kemudian membalas dengan menembakkan sedikitnya 100 roket ke Israel utara pada Rabu sore.

Pihaknya mengonfirmasi, meninggal Nasser alias Abu Nimah dari kota Haddatha di Lebanon selatan, menyusul laporan serangan tersebut.

Komandan senior Hizbullah itu syahid dalam serangan di kota pesisir Tyre.

Baca juga: Komandan Peleton Israel Tewas di Gaza Palestina, IDF: Total 324 Militer Mati

Baca juga: Perjalanan Hidup Hasyim Asyari: Pernah Mondok di Pesantren, Jadi Ketua KPU hingga Dipecat DKPP

Kantor Berita Nasional milik pemerintah Lebanon mengatakan, sebuah pesawat nirawak musuh menargetkan sebuah mobil di Tyre, sekitar 20 kilometer (12 mil) dari perbatasan.

Seorang sumber mengatakan kepada AFP, seorang pejuang Hizbullah kedua dan seorang warga sipil juga meninggal dalam serangan yang sama.

Dalam pernyataannya, Hizbullah menyebut Nasser sebagai komandan, sebutan yang jarang digunakan kelompok pejuang Islam itu untuk merujuk pada para anggota seniornya yang syahid dalam serangan Israel.

Anggota lain yang disebut sebagai komandan hanyalah Taleb Abdullah, komandan divisi regional Nasr yang syahid bulan lalu.

Kemudian Wissam al-Tawil, wakil kepala unit elit kelompok pejuang Islam Radwan yang terbunuh oleh Israel pada bulan Januari.

 

 

Beberapa jam setelah serangan itu, IDF mengonfirmasi bahwa mereka telah membunuh Nasser, yang menurut mereka telah memimpin unit Aziz milik Hizbullah sejak 2016, salah satu dari tiga divisi regional di Lebanon selatan.

Unit tersebut bertanggung jawab atas wilayah barat daya Lebanon dari pesisir hingga wilayah Bint Jbeil.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved