Konflik Palestina vs Israel
Benarkah Mohammed Deif Panglima Militer Hamas Tewas Diserang Israel? Keberadaannya Misterius
Israel mengungkapkan rincian tentang ‘pembunuhan yang tidak pasti’ terhadap pemimpin tertinggi Brigade Al Qassam, Rafaa Salameh dan Mohammed Deif.
Pejabat keamanan yang dikutip oleh Times of Israel mengatakan banyak dari mereka yang tewas adalah anggota Hamas.
Namun, menurut pertahanan sipil Gaza, sebagian besar korban – lebih dari 50 persen – adalah perempuan dan anak-anak.
Menyusul laporan bahwa Hamas menarik diri dari perundingan gencatan senjata akibat pembantaian tersebut, seorang anggota biro politik gerakan tersebut, Izzat al-Rishq, mengatakan bahwa hal tersebut “tidak memiliki dasar kebenaran.”
“Netanyahu tidak menginginkan kesepakatan atau pengembalian tahanannya… kami tidak akan memberikan apa yang diinginkan Netanyahu,” kata pejabat Hamas lainnya, Khalil al-Hayya, pada 13 Juli.
Deif telah masuk dalam daftar orang yang paling dicari Israel selama lebih dari tiga dekade.
Pemimpin Brigade Qassam telah selamat dari setidaknya tujuh upaya pembunuhan Israel dan sebelumnya dikatakan mungkin kehilangan satu mata dan sejumlah anggota badan.
Pada bulan Desember, sebuah laporan berbahasa Ibrani yang mengutip bukti video baru yang diperoleh tentara Israel menunjukkan bahwa Deif berjalan dengan dua kaki.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan dalam konferensi pers pada hari Sabtu setelah serangan brutal Al-Mawasi bahwa tidak ada kepastian Deif tewas dalam serangan tersebut.
Namun, ia mengklaim bahwa Hamas semakin lemah dan bersumpah bahwa perang akan terus berlanjut sampai semua tujuannya tercapai.
“Kami memberi tahu Netanyahu bahwa Mohammed Deif mendengarkan Anda sekarang dan menertawakan pernyataan kosong Anda,” kata Hayya kepada Al Jazeera pada 13 Juli.
Baca juga: Israel Targetkan Komandan Hamas Mohammed Deif dalam Pembantaian di al-Mawasi yang Tewaskan 71 Orang
Gagal Bunuh Mohammad Deif, Israel Bakal Terus Buru Pemimpin Senior Hamas
Menyusul pembunuhan terbaru Israel terhadap sedikitnya 90 warga Palestina dalam serangan udara di sebuah kamp yang menampung keluarga pengungsi, Menteri Pertahanan Tel Aviv Yoav Gallant dilaporkan menginstruksikan tentara untuk melanjutkan serangan yang ditargetkan terhadap para pemimpin Hamas termasuk memburu Komandan Militer Hamas Mohammad Deif hidup atau mati.
Dalam pertemuan penilaian keamanan setelah serangan mematikan di Al-Mawasi sebelah barat Khan Yunis pada hari Sabtu, Gallant memerintahkan “kelanjutan operasi yang ditargetkan terhadap para pemimpin Hamas dan meningkatkan kesiapan operasional di semua zona tempur,” kantor berita Anadolu melaporkan, mengutip laporan otoritas penyiaran Israel.
Siaran tersebut dilaporkan mengatakan pertemuan tersebut dihadiri oleh Kepala Staf Umum Herzi Halevi, kepala dinas keamanan Shin Bet Ronen Bar, dan pejabat keamanan senior lainnya.
Trump Sesumbar Akhiri Perang Gaza dalam Dua Pekan di Tengah Serangan Israel yang Terus Meningkat |
![]() |
---|
Kehancuran Rumah Sakit Nasser Gaza usai Serangan Ganda Israel, 22 Orang Tewas Termasuk 5 Jurnalis |
![]() |
---|
Trump Siapkan Rencana Gaza Pasca-perang, Warga Palestina Khawatir Jadi Korban Relokasi Paksa |
![]() |
---|
Enam Orang Tewas dan Puluhan Terluka Akibat Serangan Israel ke Ibu Kota Yaman, Houthi Janji Balas |
![]() |
---|
Israel Serang Ibu Kota Yaman dengan Bom Cluster, Menargetkan Infrastruktur Sipil |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.