Berita Langsa

Partai Aceh Optimalkan Kecerdasan Buatan

PA dikenal kuat kerja di lapangan, sekarang kita tambah AI untuk memenangkan persepsi di lini masa. Sehingga darat dan udara sama garangnya. IRFANSYAH

Editor: mufti
For Serambinews.com
Anggota DPR Aceh, Irfansyah memberi sambutan pada Rakor dan Bimtek PA/KPA Ban Sigom Aceh di Aula Hotel Harmoni Langsa. 

PA dikenal kuat kerja di lapangan, sekarang kita tambah AI untuk memenangkan persepsi di lini masa. Sehingga darat dan udara sama garangnya. IRFANSYAH, Ketua Panitia Rakor PA/KPA

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Partai Aceh (PA) terus menyusun strategi untuk menghadapi Pilkada 2024.  Keterlibatan Artificial Intelligence (AI) atau istilah lain adalah ‘Kecerdasan Buatan’ menjadi satu poin yang mencuat.

Hal ini dikemukakan Anggota DPR Aceh, Irfansyah selaku Ketua Rakor dan Bimtek PA/KPA Ban Sigom Aceh pada 12-14 Juli 2024, di Aula Hotel Harmoni Langsa.

Dalam sambutannya, pria akrab disapa Dek Fan ini menggarisbawahi bahwa penggunaan AI merupakan keniscayaan zaman. Menurutnya, melibatkan ‘Kecerdasan Buatan’ menjadi titik loncat Partai Aceh dalam menselaraskan diri dengan zaman.

Menurutnya, perkembangan teknologi tidak bisa dibendung. "PA dikenal kuat kerja di lapangan, sekarang kita tambah AI untuk memenangkan persepsi di lini masa. Sehingga darat dan udara sama garangnya," uja Dek Fan.

Ia menerangkan, ‘Kecerdasan Buatan’ sudah melaju cukup jauh. Kehadiran ‘Chat GPT’ hanya satu, dari sekian banyak item yang memudahkan. Secara teknis, terkait ini akan di-breakdown oleh Bapilu Partai Aceh beserta para pakar internal yang terbuka kemungkinan berkolaborasi dengan praktisi dari luar.

Dek Fan yang juga Sekretaris Fraksi Partai Aceh di DPRA ini menilai, tantangan pemenangan Pilkada 2024 makin kompleks.  Ujiannya tidak hanya meyakinkan pemilih dengan silaturahmi, atau juga menjaga suara hingga pleno di KIP.

Namun sejak awal, bagaimana memenangkan persepsi, dan meneguhkan citra terbaik yang akan melekat di benak masyarakat. "Saya melihat ada tantangan cukup seru di kerja politik Pilkada mendatang. Istilah saya, kita akan menghadapi Ghazwul Fikri (perang pikiran) 5.0, jadi naik level dari 4.0,” urai politisi muda PA ini.

“Kita ingin memastikan kemenangan Mualem sebagai Gubernur Aceh dan sejumlah kepala daerah kabupaten/kota yang diusung PA. Insya Allah," ucapnya.(zb)

Dihajar Lawan di Medsos

Salah satu hasil telaahnya dari perang pikiran dalam membentuk persepsi publik, PA dihajar oleh lawan dalam banyak bentuk di media sosial (medsos).

Menyadari fenomena tersebut berdampak masif, selaku kader muda di PA, hatinya tergerak untuk menjadi solusi akan hal ini. Sebab, untuk kerja-kerja lapangan yang efisien, legacy teori dan praktiknya sudah diwariskan oleh sesepuh partai dengan pondasi yang kuat di PA.

"Nah kalau ditanya apa bentuk ‘Kecerdasan Buatan’ untuk pemenangan PA di Pilkada 2024? Maka jawabannya ya rahasia. Biar tak dibaca lawan. Teknisnya tentu detil dengan strategi halus," paparnya.

Lebih jauh, Irfansyah menerangkan, yang paling penting dari ikhtiar penggunaan ‘Kecerdasan Buatan’ ini ialah mematahkan stigma orang-orang bahwa PA partai yang kaku.

Menurut politisi PA asal Langsa ini, masa depan PA cerah karena partai yang lahir dari rahim perjuangan ini terus menyesuaikan diri dengan zaman, modern, lagi inklusif. "Banyak kader PA yang up to date dengan ide-ide out of the box. Tunggu saja tanggal mainnya," janji Dek Fan.(zb)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved