Selasa, 2 Juni 2026

Berita Banda Aceh

Suhu Capai 37 Derajat Celcius, Aceh Masuk Puncak Kemarau

"Puncak musim kemarau ini diprakirakan masih akan berlangsung hingga bulan Agustus." FITRIANA NUR, Forecaster on Duty BMKG SIM

Tayang: | Diperbarui:
Editor: mufti
KOLASE SERAMBINEWS.COM/TribunNews
Ilustrasi Cuaca Panas 

"Puncak musim kemarau ini diprakirakan masih akan berlangsung hingga bulan Agustus." FITRIANA NUR, Forecaster on Duty BMKG SIM

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) mencatat saat potensi cuaca panas akibat puncak musim kemarau masih menghantui sejumlah wilayah di Aceh.

Forecaster on Duty BMKG SIM, Fitriana Nur, mengatakan, saat ini rata-rata suhu maksimum di Aceh dapat mencapai 35-37 derajat celcius. Hal itu mengingat pada saat ini wilayah Aceh sudah berada di puncak musim kemarau. "Puncak musim kemarau ini diprakirakan masih akan berlangsung hingga bulan Agustus," katanya, Jumat (19/7/2024).

Ia mengatakan, hal itu akibat adanya pemanasan permukaan sebagai dampak mulai berkurangnya pembentukan awan dan berkurangnya curah hujan. “Dan ini adanya dampak pemanasan permukaan dan kelembaban yang masih relatif tinggi pada periode musim kemarau ini,” ujarnya.

Karena itu, kata dia, saat ini diperkirakan sinar UV masih dalam kategori risiko bahaya sangat tinggi untuk sebagian besar wilayah Aceh, terutama saat menuju siang hari yaitu pukul 11.00-13.00 WIB dan puncak ekstrem pada pukul 12.00 WIB.

Karena itu, ia mengimbau kepada masyarakat mengenai kondisi cuaca yang umumnya cerah dengan suhu udara tinggi atau terasa panas, dimohon untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan agar terhindar dari bahaya paparan sinar UV.

Dianjurkan menggunakan tabir surya SPF 30+, pakaian pelindung, topi saat beraktivitas di luar ruangan serta mengkonsumsi air minum agar tidak dehidrasi. Pasalnya, hal tersebut dikarenakan kondisi cuaca dengan suhu udara tinggi dan cukup panas dirasakan juga rentan terhadap adanya risiko penyakit yang dapat mengganggu kesehatan.

Ia juga meminta masyarakat agar mengonsumsi air minum. Hal itu untuk menghindari terjadi dehidrasi dikarenakan kondisi cuaca dengan suhu udara tinggi dan cukup panas dirasakan juga rentan terhadap adanya risiko penyakit yang dapat mengganggu kesehatan.

"Untuk informasi lebih lanjut mengenai informasi terkini terkait cuaca, iklim, gempa bumi, maupun tsunami dapat diakses melalui website kami yaitu http://bmkg.go.id ataupun dengan memasang (install) aplikasi mobile InfoBMKG di perangkat seluler (Hp),” pungkasnya.(iw)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved