Kamis, 9 April 2026

Driver Taksi Online di Kendari Tewas Dibacok, Pelaku Pasien RSJ

Tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia terjadi pada Rabu (24/07/2024) pagi sekitar pukul 06.00 wita.

Editor: Faisal Zamzami
kolase foto (handover)
Pelaku penganiayaan seorang driver online hingga tewas di Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) merupakan pasien rumah sakit jiwa. Hal itu disampaikan Kasi Humas Polresta Kendari IPDA Haridin dalam tulisannya yang diterima TribunnewsSultra.com, Rabu (24/7/2024). 

SERAMBINEWS.COM - Driver taksi online berinisial NA dibacok hingga tewas oleh seorang pria bernama Lakudu (31) di Jalan Dr Soetomo, Kelurahan Tobuuha, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Korban NA tewas bersimbah darah usai ditebas berkali-kali oleh pelaku Lakudu alias LK.

Tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia terjadi pada Rabu (24/07/2024) pagi sekitar pukul 06.00 wita.

Dalam kesaksiannya kepada polisi, warga Puuwatu berinisial LH, mengaku, awalnya hendak pulang ke rumah.

Saat tiba di lokasi kejadian, LH sempat melihat pelaku sedang memegang parang.

Saksi juga melihat korban sudah terbaring di tanah dalam keadaan bersimbah darah.

Saat itu, saksi berinisiatif mendekati pelaku dan langsung menangkap dan membekap pelaku dari belakang.

Namun, LK saat itu melakukan perlawanan kemudian terjadilah pergulatan antara saksi dan pelaku.

Setelah beberapa saat bergulat, pelaku akhirnya menyerah dan saksi mengamankan parang pelaku.

Saksi juga langsung mengamankan pelaku dengan cara mengikatnya menggunakan tali.

“Menurut saksi jika pelaku beberapa bulan yang lalu pernah masuk di RS Jiwa dengan status pasien,” kata Kapolresta Kendari AKBP Aris Tri Yunarko melalui Kasi Humas Polresta Kendari, Ipda Haridin.

Setelah diamankan, pelaku beserta barang bukti senjata tajam telah diserahkan ke Piket Reskrim Polresta Kendari.

Sementara, saksi lainnya SM, warga Puuwatu, menyebut, kronologi kejadian awalnya sempat bertemu korban di Pelabuhan Nusantara, pada Rabu subuh.


Selang beberapa saat, saksi yang hendak pulang kemudian melintas di Jalan RS Jiwa Kendari.

Saat melintas, dia sudah melihat korban tergeletak di pinggir jalan dengan keadaan berlumuran darah.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved