Mihrab

Anak, Amanah dari Allah yang Harus Dilindungi dan Dijaga

Kadangkala, kehadiran anak telah menjadi penantian yang luar biasa dalam sebuah keluarga untuk melengkapi kebahagiaan rumah tangga.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Mursal Ismail
FOR SERAMBINEWS.COM
Ketua Muslimah ISAD, Kaprodi PIAUD Universitas Serambi Mekkah, Dr. Wahyu Khafidah, S.Pd.I, MA 

SERAMBINEWS.COM - Setiap tanggal 23 Juli, masyarakat memperingati Hari Anak Nasional. Tahun ini mengusung tema ‘Anak Terlindungi Indonesia Maju’.

Tema ini bertujuan menjadikan Indonesia sebagai negara yang peduli dan ramah terhadap anak-anak.

Ketua Muslimah Ikatan Sarjana Alumni Dayah (ISAD) Aceh, Dr Wahyu Khafidah MPd mengatakan, anak merupakan amanah dari Allah SWT kepada orang tua.

Kadangkala, kehadiran anak telah menjadi penantian yang luar biasa dalam sebuah keluarga untuk melengkapi kebahagiaan rumah tangga.

“Setiap orang tua kepada anak seiring waktu memiliki harapan dan tumpuan di masa tua dan juga akhirat kelak,"

"Tak ayal, tumbuh-kembangnya anak sangat besar dipengaruhi oleh kedua orang tuanya,” ungkapnya, Kamis (25/7/2024).

Berkaitan dengan anak, kata Dr Wahyu, banyak sekali disebutkan dalam Al-Quran, misalnya anak disebutkan dengan Qurrata a’yun, yang dapat diartikan dengan penyejuk hati.

Hal ini terdapat dalam Surah Al-Furqan ayat 74.

“Makna Qurrata a’yun adalah keturunan yang taat, yang ketaatan anak ini menjadi penyejuk hati dan bisa membahagiakan orang tua, baik di dalam dunia maupun di akhirat. Orang tua saat melihat anak menjadi sejuk hatinya, menjadi sejuk mata dan pikirannya,” sebutnya.

Ketua Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Serambi Mekkah ini mengatakan, anak yang Qurrata a’yun dapat berbuat baik, berbakti kepada ibu dan bapak.

Dalam Al-Quran telah disebutkan dalam Surah Maryam ayat 32. Ayat ini menjelaskan bahwasanya Allah juga memerintahkan anak untuk santun, taat dan berbakti kepada ibunya, dan juga tidak menjadikan dirinya seorang yang sombong lagi celaka, karena hal itu merupakan sifat dan sikap yang tercela.

Ibnu Abbas juga menyebutkan, Qurrata a’yun adalah keturunan yang mengerjakan ketaatan kepada Allah SWT, sehingga dengan ketaatan itu membahagiakan orang tuanya.

Ada beberapa cara agar orang tua mendapat anak yang Qurrata A’yun.

Pertama, berdoa seperti disebutkan dalam Al-Qur’an yaitu doanya rabba hablana min azwajina qa dzurriyatina qurrata a’yun waj’lna lilmuttaqina imamma (QS Al Furqan 74).

Artinya: wahai Tuhan kami, karuniakanlah pada kami dan keturunan kami serta istri-istri (pasangan kami) penyejuk mata kami, jadikanlah pula kami sebagai imam bagi orang-orang yang bertaqwa.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved