Senin, 20 April 2026

Sosialisasi dan Survei Tangki Septik Aman, UNICEF & Yayasan Aceh Hijau Libatkan Mahasiswa

UNICEF dan Yayasan Aceh Hijau mengharapkan agar kerja sama ini dapat terus berlanjut dan berkontribusi untuk mendukung perencanaan bidang...

Editor: Eddy Fitriadi
For Serambinews.com
UNICEF & Yayasan Aceh Hijau melibatkan mahasiswa untuk sosialisasi dan survei tangki septik aman guna mendukung percepatan akses sanitasi aman Kota Banda Aceh. 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - UNICEF melalui Yayasan Aceh Hijau bekerja sama dengan Prodi Teknik Lingkungan UIN Ar-Raniry untuk mendukung Pemerintah Kota Banda Aceh melakukan sosialisasi dan survei tangki septik aman di Kota Banda Aceh.

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari inisiatif UNICEF, Yayasan Aceh Hijau dan Pemerintah Kota Banda Aceh di tahun 2022 dan 2023 yang lalu untuk meningkatkan pemahaman warga terkait sanitasi aman dan melakukan pemeriksaan tangki septik di rumah tangga.

Data ini diharapkan dapat mendukung perencanaan pemerintah dalam upaya peningkatan akses sanitasi aman di Kota Banda Aceh.

Pada tahun 2022 dan 2023 yang lalu, kegiatan diseminasi dan survei ini dilaksanakan oleh tenaga sanitarian Puskesmas yang menjangkau 3.209 rumah tangga di 35 desa dari total 75.111 rumah tangga di 90 desa di Kota Banda Aceh.

Pada tahun ini, untuk meningkatkan cakupan, diseminasi dan survei dilanjutkan dengan melibatkan mahasiswa melalui kerja sama dengan Prodi Teknik Lingkungan UIN Ar-Raniry dan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UNMUHA.

Untuk gelombang pertama, sejumlah 30 mahasiwa Prodi Teknik Lingkungan UIN Ar-Raniry yang telah mendapatkan pembekalan pada tanggal 8 Juli yang lalu akan ikut serta.

Kunjungan perdana dilakukan di Desa Jeulingke pada 25 Juli 2024, turut dibersamai oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Lukman, SKM., M.Kes, Kepala Kantor UNICEF untuk Aceh, Andi Yoga Tama, Maraita Listyasari yang juga WASH Specialist UNICEF Indonesia, Direktur Yayasan Aceh Hijau Syarifah Marlina AlMazhir, dan KaProdi Teknik Lingkungan UIN Ar-Raniry, Husna. Tim disambut oleh Kepala Desa beserta aparatur Desa Jeulingke, Kecamatan Syiah Kuala.

Inisiatif ini diharapkan menjadi model kerja sama pelibatan kampus (mahasiswa) dalam menyukseskan agenda pembangunan, khususnya di bidang Air, Sanitasi dan Higiene.

Hal ini juga menambah pendalaman pengetahuan dan pengalaman mahasiswa melakukan aksi nyata untuk menemukenali isu dan tantangan bidang Air, Sanitasi dan Hygiene di konteks masyarakat perkotaan, yang selama ini mereka pelajari di dalam ruang kelas.

UNICEF dan Yayasan Aceh Hijau mengharapkan agar kerja sama ini dapat terus berlanjut dan berkontribusi untuk mendukung perencanaan bidang Air Sanitasi dan Higiene yang lebih baik dan berbasis data. Hal ini juga tentunya membuka peluang dan minat yang lebih besar untuk melakukan berbagai kajian terkait isu isu pembangunan di bidang air, sanitasi dan higiene di kalangan mahasiswa dan berkontribusi pada penyiapan sumber daya manusia yang diperlukan untuk mendukung agenda pembangunan di masa yang akan datang.(rel/*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved