Berita Banda Aceh
Kemarau Berlangsung hingga Agustus
"Diharapkan kepada masyarakat apabila beraktivitas di luar ruangan agar memakai tabir surya (sunscreen)." MIFTAHUL JANNAH, Prakirawan BMKG
"Diharapkan kepada masyarakat apabila beraktivitas di luar ruangan agar memakai tabir surya (sunscreen)." MIFTAHUL JANNAH, Prakirawan BMKG
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh Besar, Miftahul Jannah memprediksi, kemarau di Banda Aceh dan sekitarnya masih berlangsung hingga Agustus 2024 mendatang. Selanjutnya pada September, diperkirakan mulai memasuki musim peralihan dari kemarau menuju musim hujan.
"Puncak musim kemarau diprakirakan masih terjadi hingga Agustus," ungkap Miftahul kepada Serambi, Minggu (28/7/2024).
Sementara prakiraan cuaca di Banda Aceh dan Aceh Besar masih berawan hingga Rabu, 31 Juli 2024 mendatang. Kemudian kecepatan angin berkisar antara 10-30 km/jam yang bertiup dari arah tenggara hingga barat laut. "Angin kencang masih berpotensi terjadi khususnya pada siang menuju sore hari untuk wilayah Aceh, terutama wilayah di sekitar pesisir," jelas Miftahul.
Di sisi lain, secara umum ketinggian gelombang di wilayah Aceh diprakirakan dalam kategori rendah hingga sedang. Namun waspada potensi gelombang tinggi mencapai ketinggian 2,50 meter atau lebih di wilayah Perairan Utara Sabang, Perairan Barat Aceh, Samudera Hindia Barat Aceh dan sekitarnya.
Prakirawan BMKG itu mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan terutama pada siang hari. Kondisi cuaca yang cukup panas rentan terhadap kesehatan. "Diharapkan kepada masyarakat apabila beraktivitas di luar ruangan agar memakai tabir surya (sunscreen)," jelas Miftahul.
Selain itu, masyarakat diimbau agar tidak membakar sampah sembarang, tidak membuka lahan dengan cara membakar karena akan berpotensi terjadi kebakaran hutan dan lahan. "Selalu waspada terhadap potensi hujan dan angin kencang yang masih dapat terjadi di beberapa wilayah Aceh," pungkasnya.(rn)
Waspada Pohon Tumbang
Kejadian pohon tumbang ke badan jalan kembali terjadi di samping Kantor Serambi Indonesia, tepatnya sekitaran Jalan Rel Kereta Api, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Minggu (28/7/2024). Kondisi tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas pengendara.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil melalui Operator Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB), Iqbal menyampaikan, petugas mendapat laporan pada pukul 12.20 WIB siang.
"Penyebab pohon tumbang karena pohon asan sudah mati. Namun kejadian ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa," jelas Iqbal, Minggu sore.
Sebanyak enam personel Damkar dikerahkan untuk memotong dan membersihkan pohon yang tumbang tersebut menggunakan mesin chainsaw. Pembersihan selesai pada pukul 13.05 WIB dan lalu lintas kembali normal.(rn)
Berita Banda Aceh
musim kemarau
cuaca panas
Miftahul Jannah
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I SIM
| Gagas Program Penghijauan di Lingkungan Dayah, Pemko Banda Aceh Bagikan 80 Batang Bibit Tanaman |
|
|---|
| Wow! Pusat Kucurkan Rp17 Miliar Lebih Per Hari untuk MBG di Aceh |
|
|---|
| Polda Aceh belum Tahu Motif Bripda Muhammad Rio Jadi Tentara Bayaran Rusia |
|
|---|
| Polda Aceh Belum Tahu Motif Bripda Muhammad Rio Gabung Tentara Bayaran Rusia |
|
|---|
| BGN Ingatkan Satgas MBG di Aceh Tidak Bergantung Pasokan dari Daerah Lain |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ilustrasi-Cuaca-Panas-dan-suhu-terpanas.jpg)