Kajian Islam
Menikah tapi Selingkuh, Buya Yahya Ingatkan Ada Hukuman Berat Menanti: Pilih di Dunia atau Akhirat
Adanya perselingkuhan di dalam pernikahan seringkali membuat rumah tangga yang telah dibangun tersebut retak bahkan berujung perceraian.
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Eddy Fitriadi
SERAMBINEWS.COM - Islam memandang istimewa pada pasangan yang sudah menghalalkan hubungannya dalam bahtera pernikahan.
Menikah juga termasuk ibadah terlama yang dilakukan oleh setiap manusia.
Namun, adanya perselingkuhan di dalam pernikahan seringkali membuat rumah tangga yang telah dibangun tersebut retak bahkan berujung perceraian.
Adanya perselingkuhan di dalam pernikahan ternyata dipandang rendah dan hina.
Perselingkuhan yang terjadi dalam sebuah pernikahan, dinilai sangat terkutuk bagi yang melakukannya.
Dilansir Serambinews.com dari kanal YouTube Al-Bahjah TV, Senin (29/7/2024), Buya Yahya mengatakan, selingkuh adalah perbuatan seseorang yang melakukan hubungan haram padahal ia sudah mempunyai pasangan yang halal.
Baca juga: Sering Tidak Disadari, Buya Yahya Ingatkan Perempuan Jangan Sampai Punya Sifat Ini : Dia Ahli Neraka
"Selingkuh maknanya adalah melakukan hubungan haram sudah punya yang halal, naudzubillah," kata Buya Yahya.
Selingkuh merupakan perbuatan yang hina dan akan terhinakan pula seseorang yang melakukan perbuatan tersebut.
Sebab, ia sudah memiliki hal yang halal dari pasangan yang menikahinya namun tetap memilih melakukan hal yang haram dengan selingkuh.
Baik laki-laki dan perempuan, siapa pun yang melakukan perselingkuhan dianggap hina.
"Terhinakan laki-laki seperti itu. Sudah punya halal di rumahnya, ternyata melakukan yang haram," sebutnya.
Seseorang yang sudah terikat perkawinan tetapi selingkuh disebut telah melakukan zina muhsan.
Baca juga: Begini Penjelasan Buya Yahya soal Perayaan Ulang Tahun yang Boleh dan Tidak dalam Islam
Pelaku zina muhsan, sebut Buya Yahya, baik laki-laki dan perempuan, akan mendapat hukuman berat dari masyarakat maupun secara syariat. Karena itu, zina muhsan wajib dihindari.
"Sudah punya halal di rumahnya, ternyata melakukan yang haram, namanya zina muhsan dan kalau seandainya perlu ditegakkan hukum, maka dia dirajam sampai mati dan dia mendapatkan kehinaan. Tapi kalau sudah dirajam di dunia, nggak dihukum lagi di akhirat," imbuhnya.
Apabila telah menikah, Buya Yahya menyarankan pentingnya menjaga diri dari perbuatan zina terutama selingkuh.
| Lebih Utama Kurban untuk Diri Sendiri atau Orang Tua? Simak Penjelasan Buya Yahya Jelang Idul Adha |
|
|---|
| Jangan Lewatkan 10 Hari Pertama Dzulhijjah Kata UAH, Pahalanya Disebut Lebih Utama dari Jihad |
|
|---|
| Hari Ini 1 Dzulhijjah, Buya Yahya Ungkap 10 Keutamaan Zulhijah dan Amalan Penuh Pahala |
|
|---|
| 7 Amalan Sunnah di Hari Jumat yang Bisa Membuka Pintu Rezeki dan Menghapus Dosa |
|
|---|
| Buya Yahya Bongkar Mitos Kurban yang Sudah Lama Dipercaya, Ternyata Kambing Betina Tetap Sah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ulama-Besar-Buya-Yahya-Al-Bahjah.jpg)