Berita Aceh Timur
90 Pelanggar Lalu lintas Terjaring di Aceh Timur, Dominan Tidak Pakai Helm
Untuk pengendara sepeda motor, pelanggaran didominasi tidak menggunakan helm standar SNI sebanyak 20 pelanggaran, sepeda motor yang tidak menggunakan
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Nurul Hayati
Untuk pengendara sepeda motor, pelanggaran didominasi tidak menggunakan helm standar SNI sebanyak 20 pelanggaran, sepeda motor yang tidak menggunakan knalpot sesuai spesifikasi sebanyak 14 pelanggaran.
Laporan Maulidi Alfata | Aceh Timur
SERAMBINEWS.COM, IDI - Operasi Kewilayahan Patuh Seulawah 2024 berlangsung selama empat belas hari, sejak 15 Juli lalu, dan resmi berakhir pada hari Minggu 28/07/2024.
Kasat Lantas Polres Aceh Timur, Polda Aceh, Iptu Eko Suhendro, pada Selasa (30/7/2024) kepada Serambinews.com menerangkan, selama operasi Patuh Seulawah 2024 Sat Lantas Polres Aceh Timur mencatat ada 90 pelanggaran lalu lintas, dan 942 teguran, baik pengendara roda dua maupun roda empat.
Untuk pengendara sepeda motor, pelanggaran didominasi tidak menggunakan helm standar SNI sebanyak 20 pelanggaran, sepeda motor yang tidak menggunakan knalpot sesuai spesifikasi sebanyak 14 pelanggaran.
"Disamping itu sejumlah pelanggaran lain seperti pengendara yang tidak melengkapi surat surat kendaraan," ujarnya.
Sedangkan untuk kendaraan roda empat jenis pelanggaran didominasi mobil pengangkut barang yakni, melebihi muatan/ over dimensi over loading.
Dengan berakhirnya Operasi Patuh Seulawah 2024 diharapkan, kesadaran masyarakat terhadap tertib berlalulintas terus meningkat, sehingga tercipta situasi berlalulintas yang aman dan nyaman serta angka fatalitas akibat kecelakaan lalulintas dapat ditekan seminim mungkin.
“Kepada masyarakat agar senantiasa mematuhi aturan berlalu lintas di jalan raya untuk menghindari pelanggaran dan memprioritaskan keselamatan demi kemanusiaan,” tutur Eko.
Baca juga: Satlantas Polres Pidie Jaya Atur Lalu Lintas di Pusat Pasar, Lokasi Meugang, Bagian Operasi Seulawah
Selama Ops Seulawah ini terdapat empat kejadian kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal dunia satu orang, luka berat nihil, luka ringan tujuh orang dan total kerugian materiil Rp14 juta.
Menurut Eko, selama operasi juga dilakukan kegiatan preemtif yang meliputi sosialisasi ke sekolah-sekolah, komunitas tukang ojek, tukang becak serta sosialiasi melalui media sosial, media cetak dan online.
"Upaya preventif juga dilakukan dengan patroli intensif di daerah rawan kecelakaan dan rawan pelanggaran lalu lintas, guna mengurangi insiden laka lantas dan pelanggaran lalu lintas," pungkas Eko.(*)
Baca juga: Operasi Seulawah, Kapolres Aceh Singkil Ingatkan Pengendara tak Ugal-ugalan di Jalan
BalasTeruskan
Tambahkan reaksi
Kapolres Aceh Timur Imbau Warga Tetap Tenang, Jangan Mudah Terprovokasi |
![]() |
---|
Ratusan Warga Padati Gerakan Pangan Murah di Aceh Timur, Rp 95.000 per Paket |
![]() |
---|
Tingkatkan Kewaspadaan, Polres Aceh Timur Gelar Simulasi Sispam Mako |
![]() |
---|
RPIA Medco Tumbuhkan Potensi Anak dan Warga di Aceh Timur |
![]() |
---|
5 Nelayan Aceh Timur Akan Dipulangkan dari Thailand Rabu, 3 September 2025 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.