Selasa, 9 Juni 2026

Berita Pidie

Kesimpulan Seminar Raya, Hari Jadi Pidie Ditetapkan 18 September 1511 M

"Mulai Rabu (31/7/2024) pukul 13.04 WIB Pidie sudah punya hari jadi. Jadi Negeri Kupiah Meukutop ini sudah ada hari jadi. Terimakasih kepada semua

Tayang:
Editor: Nur Nihayati
Dok Prokopim Set
Pj Bupati Pidie Drs Samsul Azhar menerima hasil rekomendasi kesimpulan Seminar Raya Hari Jadi Pidie diserahkan perwakilan Tim Pemateri, Junaidi Ahmad SAg MH disaksikan unsur Forkopimda dan Tim Perumus lainnya di Op Room Setdakab Pidie, Rabu (31/7/2024). 

Dalam sambutannya Samsul Azhar menyampaikan bahwa penetapan tanggal lahir Pidie ini akan menjadi Momentum secara umum dan akan adanya Visi Misi untuk memajukan Kabupaten Pidie.

“Terlaksananya pertemuan hari ini adalah selingan dari kegiatan kita dalam mengkaji dan menetapkan hari jadi Pidie,” kata Pj Bupati Samsul Azhar.

Sementara itu, selanjutnya akan dilaksanakan seminar untuk menetapkan hari jadi Pidie.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada Dinas PK, Camat dan SKPK yang telah memberikan semanagt untuk menetapkan hari jadi Pidie,” ucapnya.

Sementara itu, pemerhati adat, Junaidi SAg MH menjelaskan bahwa kajian untuk menetapkan hari jadi suatu daerah itu tergantung kepada pemerintah daerah masing-masing.

Maka itu, untuk menemukan hari jadi merupakan fenomena yang historis, maka naskah kajian hari jadi haruslah mengacu pada metodolog sejarah yang kuat dan ketat.

Pidie sebelumnya adalah kerajaan Pedir yang berbeda dengan Aceh, sehingga sampai sekarang Pidie tidak disebut sebagai Aceh Pidie, melainkan kabupaten Pidie saja.

Ketika terjadi konfrontasi dengan Portugal, maka kerajaan Pedir menggabungkan diri dengan Kerajaan Aceh untuk melawan Penjajah Portugis.

Disebutkan, tim perumus telah menjelajahi lokasi situs sejarah yang ada di Pidie dimana situs sejarah ini sebagai bukti penyebaran islam sudah kuat di daerah Pidie fi abak ke 15 M.

Sebagai contoh, sebut Junaidi Ahmad, Makam Sultan yang bergelar Sultan Ma ruf Syah di Dayah Tanoh Klibeut, Kecamatan Pidie. Ia seorang Sultan yang digelar dengan Ma ruf Syah namanya tidak disebutkan. Ma'ruf berarti kebajikan. Makna gelaran itu berarti kira kira Raja Kebajikan.

Kemudian sejumlah nisan peninggalan sejarah di komplek makam Teungku Meurah, Gampong Babah Jurong Kembang Tanjung

Sementara itu, turut hadi pada kesempatan itu Asisten II Ir H Tarmizi, Asisten III Drs.Sayuti,MM. Para Staf Ahli Bupati Kabupaten Pidie, Para Kepala SKPK di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie, dan Para Camat Kabupaten Pidie.


Diberitakan sebelumnya, dalam rangka mencari titik terang bukti sejarah kapan Kabupaten Pidie lahir, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie menggelar Fokus Group Discusion (FGD) I, di Oproom Setdakab setempat, Senin (10/6/2024).

FGD ini bertujuan memancing pola pikir dan mendapatkan sumbang pikir yang logis guna mendapatkan dukungan kuat untuk dijadikan kajian penetapan hari jadi Pidie dan dapat dikukuhkan secara permanen.

Selama ini Kabupaten Pidie luput dari peringatan hari Milad. Oleh karena itu, dengan adanya FGD diharapkan dapat terbentuk qanun agar menjadi acuan referensi hukum.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved