Berita Aceh Selatan

Tim Inafis Satreskrim Polres Aceh Selatan Olah TKP Kebakaran Bengkel Las dan Gudang Kelontong

“Dari hasil olah TKP telah diambil sampel barang-barang yang dapat menjadi atau diduga pemicu terjadinya kebakaran bangunan tersebut yaitu, seperti...

Penulis: Taufik Zass | Editor: Nurul Hayati
IST
Unit Identifikasi atau Unit Inafis Satreskrim Polres Aceh Selatan Polda Aceh dibantu personel Polsek Labuhanhaji, melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) peristiwa kebakaran sebuah bengkel las mobil dan sebuah gudang barang pecah belah dan kelontong di Gampong Pawoh, Kecamatan Labuhanhaji, Kabupaten Aceh Selatan, Selasa (30/07/2024). 

“Dari hasil olah TKP telah diambil sampel barang-barang yang dapat menjadi atau diduga pemicu terjadinya kebakaran bangunan tersebut yaitu, seperti kawat las, kabel listrik yang hangus, material kompresor dan kayu bekas kebakar," terang Kasat Reskrim.

Laporan Taufik Zass | Aceh Selatan

SERAMBINEWS.COM,TAPAKTUAN - Usai terjadinya kebakaran, Unit Identifikasi atau Unit Inafis (Indonesia Automatic Fingerprint Identifications System) Satreskrim Polres Aceh Selatan Polda Aceh dibantu personel Polsek Labuhanhaji, Selasa (30/07/2024) pukul 17.00 hingga 18.45 WIB melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) peristiwa kebakaran sebuah bengkel las mobil dan sebuah gudang barang pecah-belah dan kelontong di Gampong Pawoh, Kecamatan Labuhanhaji, Kabupaten Aceh Selatan. 

Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kronologi yang sebenarnya serta untuk memastikan penyebab kebakaran.

Kapolres Aceh Selatan AKBP Mughi Prasetyo Habrianto SIK melalui Kasat Reskrim AKP Fajriadi SH membenarkan timnya telah melakukan olah TKP kebakaran yang terjadi di Gampong Pawoh, Kecamatan Labuhanhaji.

“Dari hasil olah TKP telah diambil sampel barang-barang yang dapat menjadi atau diduga pemicu terjadinya kebakaran bangunan tersebut yaitu, seperti kawat las, kabel listrik yang hangus, material kompresor dan kayu bekas kebakar," terang Kasat Reskrim.

Berdasarkan hasil analisa pemeriksaan dan keterangan saksi-saksi serta pengecekan TKP, lanjutnya, peristiwa kebakaran tersebut dugaan sementara api timbul akibat arus pendek di samping di antara bengkel las mobil  dengan gudang barang pecah-belah dan kelontong .

Dimana bangunannya terbuat dari bahan kayu, sehingga sangat cepat dan mudah terbakar.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, bangunan bengkel las  beserta 2 unit mobil  dan 2 unit body mobil yang berada  di dalamnya dan  bangunan gudang beserta isinya hangus terbakar dan menyebabkan kerugian  materiil yang diperkirakan mencapai Rp 600.000.000,” pungkasnya.(*) 

Baca juga: Dua Unit Ruko di Labuhanhaji Barat Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved