Konflik Palsetina vs Israel
Israel Klaim Bunuh Komandan Tertinggi Brigade Qassam Mohammed Deif, Hamas Masih Bungkam
Angkatan Bersenjata Israel (IDF) mengeklaim berhasil membunuh komandan tertinggi sayap militer Hamas, Brigade Al-Qassam, Mohammed Deif.
SERAMBINEWS.COM, TEL AVIV - Angkatan Bersenjata Israel (IDF) mengeklaim berhasil membunuh komandan tertinggi sayap militer Hamas, Brigade Al-Qassam, Mohammed Deif.
Israel mengeklaim Deif tewas dalam serangan udara di kawasan Al-Mawasi, Jalur Gaza pada 13 Juli lalu.
"IDF (Tentara Israel) mengumumkan bahwa pada tanggal 13 Juli 2024, jet tempur IDF menyerang di wilayah Khan Yunis, dan setelah penilaian intelijen, dapat dipastikan bahwa Mohammed Deif tewas dalam serangan itu," kata militer Israel dalam sebuah pernyataan, dilansir kantor berita AFP, Kamis (1/8/2024).
Konfirmasi militer Israel bahwa mereka telah membunuh Deif muncul sehari setelah pembunuhan pemimpin politik Hamas Ismail Haniyeh di Teheran, Iran, yang diumumkan oleh Garda Revolusi Iran dan Hamas.
Deif merupakan salah satu buruan utama Israel selama operasi militer di Gaza.
Israel menuding Deif sebagai dalang serangan ke Israel pada 7 Oktober 2023 lalu.
Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant menyebut Deif sebagai "Osama Bin Laden-nya Gaza."
Kata Gallant, pembunuhan Deif adalah "tonggak signifikan" dalam operasi militer Israel ke Gaza yang telah membunuh hampir 40.000 jiwa sejak 7 Oktober 2023.
"Operasi tersebut dilakukan secara persis dan profesional oleh IDF dan ISA (Shin Bet). Operasi ini merefleksikan bahwa Hamas mulai hancur, dan bahwa teroris Hamas sebaiknya menyerahkan diri atau mereka akan dilenyapkan," kata Gallant melalui media sosial X, Kamis (1/8/2024).
Operasi pengeboman yang diklaim membunuh Deif pada 13 Juli lalu menewaskan total sekitar 90 orang dan menimbulkan 300 korban luka.
Banyaknya korban disebabkan aksi militer Israel yang mengebom tenda-tenda pengungsian di Al-Mawasi.
Usai operasi tersebut, pemerintah Israel mengaku mengincar Deif dan komandan senior Hamas, Raif Salama.
Hamas sempat membantah klaim Israel dengan menyebut Deif dan Salama tidak terbunuh dalam serangan ini.
Usai Israel menumumkan kematian Deif pada Kamis (1/8), Hamas belum memberikan komentar.
Pengumuman Israel ini disampaikan sehari usai Kepala Politik Hamas Ismail Haniyeh terbunuh dalam serangan udara di Teheran, Iran.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ygygg.jpg)