Jumat, 15 Mei 2026

Konflik Palestina vs Israel

AS Desak Agar Video Tentara Israel Lakukan Pelecehan Seks Terhadap Tahanan Palestina Diusut

Washington menyerukan Tel Aviv menuntut pertanggungjawaban terhadap tentaranya yang melakukan pelecehan seksual tersebut.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
Channel 12
Tangkapan layar video yang diduga memperlihatkan tentara Israel merudapaksa tahahan Palestina di pusat penahanan Sde Teiman. 

SERAMBINEWS.COM - Amerika Serikat (AS) mendesak Israel untuk menyelidiki sepenuhnya sebuah video yang menunjukkan tentara-tentara Tel Aviv melakukan pelecehan seksual terhadap tahanan Palestina.

Washington menyerukan Tel Aviv menuntut pertanggungjawaban terhadap tentaranya yang melakukan pelecehan seksual tersebut.

Terdapat video berisi rekaman peristiwa pelecehan seksual oleh tentara Israel (IDF) terhadap tahanan Palestina.

Amerika Serikat (AS), negara yang punya hubungan erat sebagai pendukung Israel, mendesak pengusutan terhadap pelecehan tersebut.

Dilansir CNN, Kamis (8/8/2024), cuplikan video disiarkan kanal Israel, N12. Nampak dari video itu, para tahanan berada di lantai pada fasilitas tahanan yang terbengkalai. Sejumlah tentara membawa seorang tahanan ke pojokan.

Dokter untuk Hak Asasi Manusia Israel (PHRI) mengatakan pihak korban yakni pria berusia sekitar 30 tahun dibawa ke rumah sakit negeri dalam kondisi yang mengancam jiwanya.

Pria itu disebut mengalami cedera di tubuh bagian bawah dan cedera di dubur.

Dilansir AFP dan Reuters, sebuah video CCTV yang bocor dan disiarkan oleh televisi lokal Israel, Channel 12, menunjukkan sejumlah tentara Israel memilih-milih tahanan di pangkalan Sde Teiman, di mana Tel Aviv menahan para tahanan Palestina selama perang berkecamuk di Jalur Gaza.

Tentara-tentara Israel itu, menurut video tersebut, tampak melakukan tindakan seksual terhadap tahanan di balik perisai, dengan setidaknya salah satu tentara meletakkan tangannya di selangkangannya sendiri.


Pihak Amerika Serikat (AS) memantau perkembangan laporan terkait HAM ini. Mereka mendesak pengusutan kasus ini.

Baca juga: Sejumlah Tentara Israel Perkosa Tawanan Pria Palestina dengan Cara Disodomi, Rekaman Video Bocor

Desakan AS

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Matthew Miller, seperti dilansir AFP dan Reuters, Kamis (8/8/2024), menegaskan bahwa "tidak ada toleransi" bagi para pelaku tindak pelecehan seksual.

Ketika ditanya soal video tersebut, Miller mengatakan para pejabat AS telah melihatnya dan sedang melakukan peninjauan.

"Kami telah melihat videonya, dan laporan pelecehan seksual terhadap para tahanan sangat mengerikan," ucap Miller saat berbicara kepada wartawan setempat.

"Video itu harus diselidiki sepenuhnya oleh pemerintah Israel, oleh IDF (Angkatan Bersenjata Israel)" cetusnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved