Rabu, 29 April 2026

Warga Disambar Petir

BREAKING NEWS - Warga Subulussalam Disambar Petir, Selamat Usai Dilumuri Lumpur

Saat kejadian, korban sedang tidur di ruang tamu. Entah bagaimana tiba-tiba  tanpa diduga terjadi kilat dan dentuman petir menggelegar hingga mengenai

Tayang:
Penulis: Khalidin | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/FOR SERAMBINEWS
Seorang warga Desa Pulo Kedep, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam ditanam dalam lumpur usai terkena sambaran petir saat hujan deras di daerah tersebut. Peristiwa sambaran petir terjadi Kamis (15/8/2024) sekitar pukul 16.30 WIB tepat saat hujan deras melanda Kota Subulussalam dan sekitarnya. 

Laporan Khalidin Umar Barat I Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Seorang warga Desa Pulo Kedep, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam disambar petir saat hujan deras di daerah tersebut.

Peristiwa itu terjadi Kamis (15/8/2024) sekitar pukul 16.30 WIB  tepat saat hujan deras melanda Kota Subulussalam dan sekitarnya.

Informasi yang dihimpun Serambinews.com, korban sambaran petir bernama Suwang (24), warga Desa Pulo Kedep, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam.

Saat kejadian, korban sedang tidur di ruang tamu. Entah bagaimana tiba-tiba  tanpa diduga terjadi kilat dan dentuman petir menggelegar hingga mengenai tubuh korban.

Usai tersambar petir keluarga dan warga sekitar langsung memberikan pertolongan terhadap korban dengan cara menanam dalam lumpur.

Baca juga: Siswa SMK dan Warga Kota Subulussalam Disambar Petir, Selamat Usai Dilumpuri, Ini Korban Sejak 2010

Upaya menanam korban sambaran petir dalam lumpur hingga menyisakan wajah adalah salah satu tradisi turun temurun di Kota Subulussalam.

Melumpuri orang yang terkena sambaran petir dipercaya cukup mujarab untuk menyelamatkan jiwa korban.

Hingga berita ini dikirim korban dikabarkan sudah pulih kembali alias sehat setelah beberapa saat dilumpuri.

Baca juga: Sejumlah Meteran Hingga Kabel Listrik di Suka Makmur Subulussalam Ikut Disambar Petir

“Alhamdulillah kondisi korban sudah membaik,” ujar Sabirin alias Charles relawan Pusat Pengendalian Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Subulussalam.

Berdasarkan data Serambinews.com, kasus sambaran petir ini merupakan kali kedua dalam dua pekan terakhir.

Sebelumnya, sebelas pelajar SMK Pertanian Sultan Daulat, Kota Subulussalam bersama empat warga juga menjadi korban sambaran petir.

Baca juga: BREAKING NEWS - 11 Siswa SMK Pertanian Plus Empat Warga di Kota Subulussalam Tumbang Disambar Petir

Peristiwa tersebut terjadi saat hujan deras melanda Kota Subulussalam dan sekitarnya pada Jumat (2/8/2024) sore di Lokasi Pemondokan Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Dusun Jambu Mbelang, Desa Suka Makmur, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved