Kemenag Banda Aceh Luncurkan Manasik Haji Sepanjang Tahun

Program ini dilaunching oleh Kakanwil Kemenag Aceh, Drs Azhari MSi, Minggu (25/8/2024) di Masjid Al-Badar Gampong Kuta Baro...

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Eddy Fitriadi
For Serambinews.com
Kakanwil Kemenag Aceh, Azhari saat meluncurkan program manasik haji sepanjang tahun, Minggu (25/8/2024) di Masjid Al-Badar Gampong Kuta Baro, Banda Aceh. 

Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Banda Aceh melalui Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU), meluncurkan program manasik haji sepanjang tahun.

Program ini dilaunching oleh Kakanwil Kemenag Aceh, Drs Azhari MSi, Minggu (25/8/2024) di Masjid Al-Badar Gampong Kuta Baro, Banda Aceh. Kegiatan dihadiri oleh jamaah  haji tahun 2025.

Kegiatan ini ditujukan kepada jamaah calon haji, agar pengetahuan terkait pelaksanaan ibadah haji yang didapat sebelum berangkat ke Baitullah menjadi lebih baik dan lengkap.

Kakanwil Kemenag Aceh, Azhari menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemko Banda Aceh, Kankemenag Banda Aceh dan jajarannya, serta BKM, yang telah memfasilitasi manasik haji Kota Banda Aceh, yang hanya berselang sebulan setelah tuntasnya tahapan debarkasi haji 2024.

Kakanwil juga mengajak jamaah untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan serta pelatihan pembiasaan yang baik, sebagai gambaran awal untuk ditunaikan saat berhaji nantinya. Termasuk kesiapan keistitha'ahan. Program Sehati akan membantu kemabruran haji dan umrah jemaah. 

“Untuk gapai kemabruran haji, jamaah mesti memahami juga potret kekinian perhajian selama di Tanah Suci, terutama di Mekah dan Madinah. Konsep murur misalnya, juga harus dipahami utuh oleh jamaah. Murur, jamaah haji yang selesai wukuf di Arafah diantar menggunakan bus melintas secara pelan melewati Muzdalifah dengan berdiam di dalamnya, tidak turun," jelas Azhari.

Katanya, manasik harus menyampaikan gambaran terbaru saat ini. Hukum syara' tidak berubah. Katanya, Syarat dan rukun haji tidak berubah, tetap harus ada tertibnya. “Kebijakan pemerintah berdasarkan fatwa ulama atas kondisi darurat yang selalu disesuaikan, dan mesti dipamahami jamaah," sebut Azhari. 

Kakankemenag Banda Aceh, H Salman SPd MAg menyampaikan, program ini dinamakan SEHATI, yang berasal dari kalimat Sukses Hajinya Tuntas Ibadahnya, Manasik Haji Sepanjang Tahun. “Sukses hajinya bermakna calon jamaah cukup ilmunya, paham urutan syarat, sehat fisiknya sehingga mampu menyelesaikan dengan selesai, yang akhirnya tuntas menyelesaikan ibadahnya,” ujarnya.

Sementara Pj Wali Kota yang diwakili oleh Kadis Kesehatan Banda Aceh, Lukman SKM M.Kes menyampaikan apresiasi dan berterima kasih karena pihak Kemenag Kota Banda Aceh ber inisiatif melaksanakan kegiatan ini. “Kegiatan ini merupakan kegiatan dari kita untuk kita, yaitu dari jamaah untuk  jamaah,” ujarnya.(*)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved