Pilkada Pidie 2024

Empat Parpol Daftarkan Cabup-Cawabup ke KIP Pidie, Zakaria: 70 Persen Gabah Pidie Dijual ke Luar

Empat partai politik atau parlok mendaftarkan cabup-cawabup, Ir Zakaria- Dr Imran Abubakar atau disingkat dengan Zaman...

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Eddy Fitriadi
SERAMBINEWS.COM/ M NAZAR
Cabup-cawabup Pidie, Zakaria dan Tgk Imran Abubakar mendaftar ke Kantor KIP Pidie, Kamis (29/8/2024). 

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI- Empat partai politik atau parpol mendaftarkan cabup-cawabup, Ir Zakaria- Dr Imran Abubakar atau disingkat dengan Zaman ke KIP Pidie, Kamis (29/8/2024). 

Keempat parpol pengusung tersebut adalah PKB, Demokrat, PKS dan PAS. 

Untuk diketahui, PKB memperoleh empat kursi, Demokrat empat kursi, PKS satu kursi dan PAS tiga kursi di DPRK Pidie.

Sementara Partai Gabthat sebagai pendukung, mengingat tidak memperoleh kursi di DPRK Pidie

Pantauan Serambinews.com, Kamis (29/8/2024), pasangan tersebut diantar ribuan warga menggunakan mobil dan becak mesin. 

Sebelum diantar cabup-cawabup melakukan pidato politik di posko kemenangannya.

Zakaria dan Tgk Imran Abubakar dipasang sal pilkada dan kupiah meukutop saat tiba di Kantor KIP Pidie.

Pasangan tersebut juga disandingkan di pelaminan. 

Cabup Zakaria kepada Serambinews.com, Kamis (29/8/2024) menjelaskan, potensi luar biasa dimiliki Pidie, yang perlu digali untuk kemakmuran masyarakat. 

Menurutnya, salah satu potensi adalah hasil panen padi yang melimpah sehingga 70 persen gabah Pidie dijual ke luar. Yang nilai tambah gabah dari hilirisasi. Bahwa Pidie itu, selain produktivitas juga sebagai perdagangan, dengan nama hulu dan hilirisasi. 

"Kita harus bisa menampung gabah yang bersumber dari hilirisasi dengan membeli dengan harga standar. Sebab, kita melihat keluhan petani ketika hasil panen melimpah tidak adanya aktivitas yang menampung dari pemerintah," jelasnya.  

Dikatakan, saat ini tambang emas di Geumpang, yang tentunya harus dikelola secara profesional untuk menambah sektor PAD. Juga sektor galian c di Tangse harus dievaluasi supaya dikelola dengan sistem bagi hasil.

"Kita akan evaluasi pengambilan galian c, terhadap kerusakan yang ditimbulkan dengan pendapatan," ujarnya. 

Ia menambahkan, ia juga berjanji akan mengundang investasi ke Pidie, guna melihat potensi yang perlu ditangani. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved