Sabtu, 11 April 2026

Konflik Palestina vs Israel

Israel Biadab, Bunuh 5 Pria Gaza Palestina dalam Masjid

Pasukan Pertahanan Isral (IDF) biadab, membunuh warga Gaza Palestina di kamp Nur Shams dekat kota Tulkarem di Tepi Barat, Rabu (28/8/2024).

Penulis: Sara Masroni | Editor: Ansari Hasyim
khaberni/HO
Barisan tank Merkava Israel tampak hangus hasil pertempuran sengit di Jalur Gaza melawan milisi pembebasan Palestina, Hamas Cs. Pasukan Pertahanan Isral (IDF) biadab, membunuh warga Gaza Palestina di kamp Nur Shams dekat kota Tulkarem di Tepi Barat, Rabu (28/8/2024). 

SERAMBINEWS.COM - Pasukan Pertahanan Isral (IDF) biadab, membunuh warga Gaza Palestina di kamp Nur Shams dekat kota Tulkarem di Tepi Barat, Rabu (28/8/2024).

Dilansir dari Times of Israel pada Kamis siang, sebanyak lima orang tewas dibunuh Israel dengan tuduhan para pria tersebut bersenjata dan sembunyi di Masjid Tulkarem.

Masih berdasarkan klaim Israel, salah seorang yang tewas merupakan pemimpin lokal Hamas di kamp Nur a-Shams.

IDF, Shin Bet dan Polisi Perbatasan kompak menuding Kamp tersebut sebagai tempat operasi antiterorisme besar-besaran sedang berlangsung.

Pernyataan itu mengatakan pasukan terlibat baku tembak dengan para pejuang Hamas sebelum mereka terbunuh, termasuk Muhammad Jaber atau Abu Shajaa.

Baca juga: Komandan Brigade Al-Quds Abu Shujaa Akhirnya Syahid dalam Pertempuran Heroik dengan Tentara Zionis

Baca juga: Tuah Tu Sop di Pilkada Aceh 2024: Ditolak Mualem, Digandeng Bustami

Pria tersebut dituduh organisasi keamanan Israel merencanakan banyak serangan, termasuk penembakan pada Juni yang menewaskan seorang pria Israel.

Seorang anggota operasi lainnya ditangkap, menurut pernyataan tersebut.

Media Palestina menyebut orang yang ditangkap itu sebagai Muhammad Kasas, anggota tingkat tinggi sayap militer kelompok Jihad Islam Palestina di Tulkarem.

Seorang pejuang dari unit Yamam Polisi Perbatasan terluka ringan dan telah menerima perawatan di rumah sakit, demikian pernyataan itu menambahkan.

 

 

Israel Takkan Tinggalkan Koridor Philadelphia di Gaza-Mesir

Sementara diberitakan sebelumnya, Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu tidak akan meninggalkan Koridor Philadelphia yang menjadi perbatasan antara Jalur Gaza dan Mesir.

Netanyahu dilaporkan memberi tahu keluarga garis keras para sandera yang ditinggalkan soal agresi militer Israel di Jalur Gaza, Palestina.

"Israel tidak akan meninggalkan Koridor Philadelphia dan Koridor Netzarim dalam keadaan apa pun," kata Netanyahu dikutip dari Times of Israel, Rabu (21/8/2024).

Baca juga: Segini Harga Emas di Banda Aceh Hari Ini per Mayam, Kamis 29 Agustus 2024

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved