Minggu, 12 April 2026

Perang Gaza

Hari ke-338 Genosida Israel di Gaza: 40.972 tewas, 94.761 terluka

Dalam laporan hariannya, Kementerian menyebutkan bahwa pasukan pendudukan Israel melakukan tiga pembantaian di Gaza, menewaskan 33 orang dan melukai 1

Editor: Ansari Hasyim
tc/tangkap layar
Pengeboman Israel di Jalur Gaza tepat saat media melaporkan situasi perkembangan pertempuran di sana. 

SERAMBINEWS.COM - Jumlah warga Palestina yang terbunuh di Gaza sejak dimulainya perang Israel pada bulan Oktober telah meningkat menjadi 40.972 dan yang terluka menjadi 94.761, Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza mengatakan pada hari Sabtu ketika genosida tersebut menandai hari ke-338.

Dalam laporan hariannya, Kementerian menyebutkan bahwa pasukan pendudukan Israel melakukan tiga pembantaian di Gaza, menewaskan 33 orang dan melukai 145 lainnya dalam 24 jam. 

Ia juga mencatat bahwa banyak korban masih terjebak di bawah reruntuhan dan di jalan, sementara ambulans dan tim pertahanan sipil tidak dapat menjangkau mereka.

Genosida Israel masih berlangsung 

Koresponden Al Mayadeen melaporkan bahwa artileri Israel menargetkan Jalan al-Sikka di bagian timur lingkungan al-Zaytoun, tenggara Kota Gaza

Selain itu, pesawat tempur Israel melancarkan beberapa serangan udara di sekitar Persimpangan Dawla, yang terletak di selatan lingkungan tersebut.

Baca juga: Mantan Kepala Dinas Intelijen: Israel tidak Bisa Bertahan Lama dalam Perang Gaza

Di Gaza bagian tengah, pesawat Israel menyerang kamp pengungsi Nuseirat, dengan penembakan artileri lebih lanjut dilaporkan terjadi di bagian barat kamp. Pengeboman juga meluas ke wilayah timur kamp Maghazi di Gaza bagian tengah.

Pasukan Israel mengintensifkan serangan mereka di wilayah barat dan barat laut kota Rafah, yang terletak di Jalur Gaza selatan.

Perlu dicatat bahwa serangan yang sedang berlangsung mencakup pembongkaran bangunan secara besar-besaran di area ini.

Warga melaporkan bahwa pasukan Israel juga menghancurkan beberapa rumah sekitar 5 kilometer dari Jabalia. 

Tim medis berjuang untuk menanggapi panggilan darurat dari warga yang terjebak di rumah mereka, beberapa di antaranya terluka.

“Kami mendengar pengeboman terus-menerus di al-Zaytoun, kami tahu mereka meledakkan rumah-rumah di sana, kami tidak bisa tidur karena suara ledakan, deru tank terdengar dekat dan pesawat tanpa awak tidak berhenti berputar-putar,” kata seorang penduduk Kota Gaza, yang tinggal sekitar 1 kilometer jauhnya.

"Pendudukan sedang menghancurkan daerah al-Zaytoun, kami khawatir dengan orang-orang yang terjebak di sana," katanya seperti dikutip Reuters melalui aplikasi obrolan, yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Israel membunuh wakil kepala Dinas Darurat Sipil Gaza

Serangan udara Israel pada hari Minggu menewaskan Mohammad Morsi, wakil direktur Layanan Darurat Sipil Gaza, bersama empat anggota keluarganya, menurut pejabat kesehatan di Gaza.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved