Berita Aceh Barat Daya

Saat Ini Harga Minyak Nilam Merangkak Naik, Segini Harga di Tingkat Agen Pengumpul

Harga minyak nilam terus merangkak naik. Bahkan saat ini harga pembelian minyak nilai di tingkat agen pengumpul dilaporkan tembus Rp 1.950.000/Kg

Penulis: Taufik Zass | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
M. Ali Akbar, salah seorang penampung hasil bumi di Desa Drien Beurumbang, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Abdya berada di kebun Nilam miliknya di desa setempat. 

Laporan Taufik Zass | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Harga minyak nilam terus merangkak naik. Bahkan saat ini harga pembelian minyak nilai di tingkat agen pengumpul dilaporkan tembus Rp 1.950.000/Kg. 

Harga tersebut naik jauh dari harga sebelumnya yang hanya Rp 950.000/Kg.

"Harga minyak nilam sudah jauh naik, saat ini harga pembeliannya Rp 1.950.000/Kg. 

Sedangkan harga minyak pala turun dari harga sebelumnya Rp 950.000/Kg turun menjadi Rp 870.000/Kg," kata M Ali Akbar, salah seorang penampung Pala dan Nilam di Desa Drien Beurumbang, Kecamatan Kuala Batee, Abdya, saat dikonfimasi Serambi, Selasa (10/09/2024). 

Informasi yang diterima Serambi, sejak harga minyak nilam bergerak naik, semangat petani di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) untuk menanam dan merawat kebunnya semakin tinggi, karena mereka optimis harga komoditi tersebut akan naik lagi. 

Baca juga: Cara Nonton Kualifikasi Piala Dunia 2026, Ini Susunan Pemain Timnas Indonesia Vs Australia

"Kami yakin harga minyak nilam dan minyak pala akan naik lagi kedepannya. 

Karena hingga saat ini harga minyak pala dan minyak nilam masih bertahan dengan harga yang masih menguntungkan petani kita," kata Mustafa salah seorang petani nilam di Kuala Batee.

Untuk diketahui, seiring dengan mulai naiknya harga minyak nilam, sebagian petani di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mulai membudidayakan kembali tanaman Nilam di areal perkebunan mereka. 

Mereka berharap harga Nilam bisa terus bergerak naik agar petani Nilam bisa kembali berjaya seperti tahun 1999 silam.

Baca juga: Sembilan Pejabat di Aceh Utara Incar Jabatan Kadisperindagkop dan UKM

"Dengan harga sekarang sudah menguntungkan petani, namun kita sangat berharap harga minyak Nilam bisa terus naik sehingga petani Nilam kita bisa kembali berjaya seperti tahun 1999 lalu," ungkap Mustafa.

Mustafa mengaku, potensi Nilam di Kabupaten Aceh Barat Daya sangat menjanjikan, selain tingkat kesuburan yang tinggi dan kecocokan iklim petani setempat juga sangat gigih dalam membudidayakan tanaman bernilai ekspor ini.

"Kalau harganya bagus petani pasti akan kembali terdorong untuk membudidayakan Nilam, apalagi Abdya juga salah satu kabupaten penghasil Nilam terbaik di Indonesia," ungkapnya.(*) 

Baca juga: Nurul Akmal Tutup Perjuangan Aceh di Angkat Besi PON 2024, Tuan Rumah Raih Juara Umum

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved