Rabu, 22 April 2026

Konflik Palestina vs Israel

Iran Terbar Ancaman Baru ke Israel, Panglima IRGC Yakin Tel Aviv Bakal Hadapi Mimpi Buruk

"Mimpi buruk pembalasan Iran akan membayangi Israel," tegasnya, Minggu, dikutip dari Iran International.

Editor: Faisal Zamzami
X/Ayatollah Ali Khamenei/@khamenei_ir
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei mengunjungi pameran yang menunjukkan pencapaian terbaru Pasukan Dirgantara IRGC dalam kunjungannya ke Universitas Dirgantara Ashura pada Minggu (19/11/2023). -- Iran dikabarkan memindahkan peluncur rudal untuk persiapan serang Israel. 

SERAMBINEWS.COM - Iran melayangkan ancaman baru terhadap Israel terkait serangan balas dendam.

Ancaman itu disampaikan Panglima Tertinggi Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), Hossein Salami, Minggu (8/9/2024).

Hossein meyakini serangan Iran akan membuat Israel mengalami mimpi buruk.

 
"Mimpi buruk pembalasan Iran akan membayangi Israel," tegasnya, Minggu, dikutip dari Iran International.

Ia juga memastikan serangan terhadap Israel akan berbeda dari sebelumnya.

Saat ditanya kapan, di mana, dan bagaimana serangan itu akan dilakukan, Salami hanya memastikan pembalasan terhadap Israel bakal terlaksana.

"Ini (serangan Iran) akan berbeda, semua orang akan segera mengetahuinya," kata Salami.

Sementara itu, pejabat Iran mengisyaratkan respons Teheran mungkin tidak melibatkan serangan langsung berskala besar.

Bahkan, pernyataan Salami pada Minggu, dianggap sebagai kemungkinan bagi Iran menghindari eskalasi besar.

Pernyataan Salami terindikasi menunjukkan respons yang lebih terencana, mungkin asimetris, ketimbang operasi militer langsung dan terbuka.

Sejak kematian Kepala Biro Politik Hamas, Ismail Haniyeh, di Teheran pada 31 Juli 2024, Iran terus mengeluarkan ancaman terhadap Israel.

Namun, hingga saat ini, belum ada serangan langsung dari Iran.

Hal ini tak seperti serangan Iran ke Israel pada April 2024, setelah Tel Aviv menargetkan kompleks konsulat Iran di Damaskus, Suriah.

Iran sendiri saat ini tengah menghadapi dilema terkait rencana mereka melakukan serangan balas dendam terhadap Israel.

 
Serangan langsung berisiko memicu eskalasi militer besar-besaran, yang berpotensi membuat target-target utama di Iran menjadi sasaran pembalasan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved